Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Target 9 Juta Talenta Digital, Komdigi Soroti Pentingnya Harmonisasi Kebijakan Ruang Siber
Advertisement . Scroll to see content

Komdigi Akui Ada Bahaya Tersembunyi di Balik AI, Intai Data Publik!

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:48:00 WIB
Komdigi Akui Ada Bahaya Tersembunyi di Balik AI, Intai Data Publik!
Wamen Komdigi Nezar Patria. (Foto:IMG/Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

Nezar menegaskan regulasi harus adaptif-cukup kokoh untuk melindungi masyarakat, tetapi cukup lincah untuk mendorong eksperimen dan pertumbuhan teknologi.

Menurut dia, keseimbangan antara perlindungan dan inovasi menjadi kunci. Apalagi jika konsentrasi data hanya dikuasai segelintir pihak, kedaulatan digital Indonesia bisa terancam.

Bukan soal Teknologi, tapi Manusia

Menariknya, Nezar menyebut tantangan terbesar bukan pada teknologinya. Masalah utama justru terletak pada manusia dan proses pengelolaan datanya.

Tanpa talenta yang kompeten di bidang data dan AI, pembicaraan soal kedaulatan digital hanya akan menjadi slogan. Penguatan sumber daya manusia dan standar manajemen data—melibatkan sektor publik dan privat—menjadi langkah mendesak agar dataset yang dipakai benar-benar bersih, relevan, dan representatif.

"Problem dalam pemanfaatan teknologi terbaru ini bukan di teknologi yang terbesar, tapi pada people dan juga process. Tanpa talenta yang kompeten di bidang data dan AI, saya kira kedaulatan yang kita bicarakan hanya menjadi retorika saja," tegasnya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut