Kominfo Deteksi 232 Hoaks Terkait Virus Korona per Hari Ini

Okezone ยท Senin, 16 Maret 2020 - 14:09:00 WIB
Kominfo Deteksi 232 Hoaks Terkait Virus Korona per Hari Ini
Fake news (Foto: Pixabay)

JAKARTA, iNews.id - Kasus virus korona (COVID-19) yang terus meningkat di Indonesia juga diiringi informasi palsu atau hoaks. Per hari ini (16/3/2020), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan adanya 232 hoaks terkait COVID-19.

Hoaks menyebar melalui berbagai platform seperti media sosial dan aplikasi perpesanan. Adapun hoaks terbaru di antaranya terkait informasi Presiden Joko Widodo terjangkit positif terkena COVID-19. Faktanya hingga saat ini hasil tes belum diumumkan.

Temuan hoaks tertinggi mengenai penyebaran virus korona terjadi pada 27 Januari sampai 2 Februari. Kominfo menemukan sebanyak 42 topik hoaks berkembang di masyarakat terkait penyebaran virus COVID-19 dalam kurun waktu tersebut.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengungkapkan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada penyebar hoaks virus korona. Menurut Johnny, hoaks virus korona semakin meningkat di Indonesia dan mampu meresahkan publik.

"Kami sebenarnya tidak segan-segan memberikan hukuman dan bekerjasama dengan kepolisian," kata Johnny yang dikutip dari Okezone.

Ia mengatakan, pihaknya bisa saja melakukan take down apabila imbauan masih dilanggar. "Kalau begitu terus bisa kami bawa ke ranah hukum, kita masih lunak ini masih ditahap mengimbau karena kebebasan berbicara sangat dihormati," tambahnya.

Tidak hanya sanksi take down atau pemblokiran, Johnny menambahkan penyebar hoaks akan dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yakni Pasal 28 UU ITE. Pasal tersebut menyebutkan "Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatka kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.

Plt. Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu menjelaskan penyebar hoaks dapat dikenai sanksi ancaman pidana atau denda maksimal 1 miliar rupiah.

Editor : Dini Listiyani

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda