Makin Melek Teknologi, 36,8 Persen UMKM Indonesia Mulai Manfaatkan AI
Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, menilai pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan dinamika operasional bisnis.
"Pelaku UMKM perlu semakin adaptif dalam menghadapi perubahan perilaku pelanggan dan dinamika operasional bisnis. Di tengah perkembangan pemanfaatan teknologi, fleksibilitas pengiriman menjadi salah satu aspek penting untuk membantu bisnis merespons kebutuhan pelanggan yang semakin beragam," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).
Selain adaptasi teknologi dan pengiriman, pengelolaan biaya juga menjadi perhatian pelaku UMKM. Kebutuhan operasional yang semakin beragam membuat mereka harus menyesuaikan pengeluaran dengan kapasitas usaha, terutama ketika jumlah pesanan meningkat.
Pelaku UMKM juga menilai dukungan pemasaran dan promosi, pembiayaan untuk pengembangan usaha, serta peluang membangun jejaring bisnis sebagai faktor yang dapat membantu pertumbuhan usaha.
Temuan survei tersebut menggambarkan bahwa kesiapan UMKM menghadapi 2027 tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memanfaatkan teknologi AI. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan efisiensi biaya, fleksibilitas operasional, dan kualitas pelayanan agar dapat mengikuti perubahan kebutuhan pasar.
Dengan semakin banyaknya pelaku UMKM yang mulai melirik AI, pemanfaatan teknologi berpotensi menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis. Meski demikian, penerapannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas masing-masing usaha agar manfaatnya dapat mendukung kegiatan operasional secara optimal.
Editor: Muhammad Sukardi