Menderita Trauma Psikologis, Mantan Moderator Konten Gugat Facebook

Dini Listiyani ยท Sabtu, 02 Maret 2019 - 13:01 WIB
Menderita Trauma Psikologis, Mantan Moderator Konten Gugat Facebook

Ilustrasi Facebook (Foto: William Iven/ Unsplash)

MENLO PARK, iNews.id - Dua mantan moderator konten Facebook ikut menggugat raksasa jejaring sosial. Mereka mengklaim menderita trauma psikologis dan gejala gangguan stres yang disebabkan oleh me-review gambar kekerasan di Facebook.

Gugatan class-action menuduh Facebook melanggar hukum California karena gagal memberikan ribuan moderator konten tempat kerja yang aman. Para moderator terkena terpapar pembunuhan, bunuh diri, dan pemenggalan kepala yang disiarkan langsung di Facebook.

Mantan moderator konten Facebook Erin Elder dan Gabriel Ramos menandatangani gugatan diamandemen yang diajukan Jumat di pengadilan tinggi California. Gugatan awalnya diajukan pada September oleh Selena Scola, mantan moderator konten Facebook yang bekerja sebagai kontraktor di perusahaan teknologi dari Juni 2017 hingga Maret 2018.

"Kasus ini telah mengungkap mimpi buruk yang sebagian besar dari kita tidak tahu. Trauma dan bahaya yang diderita penggugat, dan orang lain yang melakukan pekerjaan moderasi konten, tidak bisa dihindarkan," kata pengacara firma hukum Joseph Saveri Steve Williams.

Mengutip Cnet, Sabtu (2/3/2019), sementara itu, Facebook membantah segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya dalam pengajuan pengadilan November lalu. Dikatakan, kasus tersebut harus dihentikan.

Kekhawatiran mengenai kondisi kerja moderator konten Facebook telah meningkat belakangan ini. Jejaring sosial, yang memiliki 150 ribu reviewers konten mengalihdayakan pekerjaan moderasi konten ke perusahaan kepegawaian seperti Cognizant, Accenture, dan Genpact.

Pada saat yang sama, Facebook berada di bawah tekanan untuk mencegah penyebaran kebencian, kekerasan, dan konten ofensif lainnya menyebar ke seluruh jejaring sosial.


Editor : Dini Listiyani