Mengenal Jenis-Jenis Bullying di Internet

Tiana Julia ยท Rabu, 12 Februari 2020 - 12:31 WIB
Mengenal Jenis-Jenis Bullying di Internet

Bullying merupakan bentuk penindasan atau kekerasan dengan sengaja oleh satu atau kelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain. (Foto: Elpais/Luis Sevillano)

JAKARTA, iNews.id – Happy Safer Internet Day! atau Hari Internet Aman Sedunia yang jatuh pada Selasa, 11 Februari 2020, diperingati agar pengguna internet bisa bereksplorasi di dunia maya dengan aman. Bukan hanya aman bagi diri sendiri, tapi juga harus memberikan kenyamanan bagi pengguna internet lain.

Di masa sekarang, marak terjadi kasus bullying di dunia maya. Hal itu menyebabkan banyak masyarakat depresi hingga berujung kematian.

Apa itu bullying? Bullying (dikenal sebagai “ penindasan/risak dalam bahasa Indonesia) merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau kelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain. Tujuannya untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.

Apa saja bentuk-bentuk bullying dan apa hubungannya dengan internet? Dikutip dari komunitas anti-perundungan, SudahDong berikut bentuk-bentuk bullying.

1. Bullying Verbal

Bullying jenis ini berupa celaan, fitnah, atau penggunaan kata-kata yang tidak baik dan menyakiti orang lain.

2. Bullying Fisik

Merupakan suatu tindakan bullying berupa pukulan, menendang, menampar, meludahi atau segala bentuk kekerasan yang menggunakan fisik.

3. Bullying Relasional

Berupa pengabaian, pengucilan, cibiran dan segala bentuk tindakan untuk mengasingkan seseorang dari komunitasnya.

4. Cyber Bullying

Segala bentuk tindakan yang dapat menyakiti orang lain dengan sarana media elektronik (rekaman video intimidasi dan pencemaran nama baik lewat media sosial).

Keempat bentuk bullying tersebut, cyber bullying merupakan momok bagi orang tua hingga anak-anak. Bagaimana tidak? Hasil riset Polling Indonesia bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ada sekitar 49 persen netizen yang pernah menjadi sasaran bullying di media sosial. Angka ini diperoleh dari hasil survei yang dilaksanakan pada Maret hingga April 2019.

Data ini semakin menggambarkan bagaimana pentingnya para pengguna internet melindungi diri dari cyber bullying. Maka itu, pemerintah tidak tinggal diam dalam menangani kasus cyber bullying yang merupakan tindakan kriminal.

Editor : Dani Dahwilani