Patuhi UU, Facebook Keluarkan Aplikasi Messenger Khusus Anak
NEW YORK, iNews.id - Demi memberikan keamanan kepada anak, Facebook mengumumkan chat Messenger khusus anak yang disebut Messenger Kids. Berbeda dengan aplikasi Facebook pada umumnya, aplikasi baru ini tidak membutuhkan akun Facebook.
Karena aplikasi ini tidak membutuhkan akun Facebook seperti umumnya, para orang tua bisa mengawasi dan mengelola aplikasi Messenger Kids melalui akun Facebook mereka. Hal ini untuk mengendalikan teman dan anggota keluarga mana yang dapat dihubungi oleh anak tersebut.
Sementara itu, Facebook sendiri berjanji akan berusaha keras untuk memastikan aplikasi tersebut tidak digunakan untuk mengeksploitasi anak-anak.
"Aplikasi ini gratis diunduh oleh siapa saja. Informasi anak Anda juga tidak digunakan untuk iklan karena tidak ada iklan di Messenger Kids," tulis perusahaan tersebut dalam sebuah posting blok seperti dilansir dari The Verge, Selasa (5/12/2017).
Facebook menambahkan bahwa Messenger Kids dirancang untuk mematuhi Undang-undang (UU) Perlindungan Privasi Online Anak-anak atau COPPA. Hal ini yang menjadi alasan kepada seluruh layanan online yang mewajibkan anak berusia diatas 13 tahun untuk mendaftar atau memiliki akun sendiri dalam Facebook.
Aplikasi Messenger Kids ini baru tersedia di Amerika Serikat dalam platform iOS saja dan rencananya akan diperluas ke beberapa platform lain seperti Amazone App Store dan Google Play dalam beberapa bulan mendatang.
Messenger Kids dirancang untuk menawarkan obrolan video dengan berbagai jenis 'topeng' dan filter-filter lucu yang awalnya di populerkan oleh Snapchat dan sekarang cukup lazim ditemui pada aplikasi Facebook.
"Anak-anak akan difasilitasi dengan berbagai macam tools seperti stiker, GIF, frame, dan topeng yang dapat mengekspresikan kepribadian mereka, tentunya orang tua bisa mengontrol lewat akun facebook miliknya," kata Facebook.
Untuk menggunakan aplikasi ini, orang tua harus mendownload dan mengautentikasikan dengan nama pengguna dan kata sandi Facebook mereka. Baru kemudian akun bisa dipergunakan oleh anak-anak dengan cara mencantumkan nama si anak untuk keperluan profilenya. Orang tua dapat mengatur siapa saja kontak yang dapat menghubungi si anak tersebut.
Facebook nampaknya mulai menyadari akan kritik terhadap anak-anak dibawah umur menyalahgunakan aplikasi Facebook. Seperti diutarakan oleh Direktur Kebijakan Publik Facebook, Antigone Davis.
"Anak-anak jaman sekarang mudah online setiap saat dan setiap waktu tanpa ada batasan. Mereka menggunakan perangkat tanpa adanya pengawasan, bahkan di usia enam dan tujuh tahun sudah memiliki akun sendiri," jelasnya.
"Kebanyakan anak-anak menggunakan aplikasi tersebut untuk mencari situs-situs yang seharusnya ditujukan untuk remaja dan orang dewasa," lanjut Davis.
Penelitian yang dilakukan Facebook dan National PTA menunjukan bahwa ada 1.200 orang tua di Amerika memiliki anak yang berusia dibawah 13 tahun. Tiga dari lima pasangan orang tua mengatakan anak-anak usia dibawah 13 tahun telah menggunakan aplikasi 'chatting', sementara 81 persen anak-anak sudah menggunakan media sosial sejak usia delapan tahun.
Dengan adanya aplikasi Messenger Kids pada Facebook diharapkan bisa mengawasi anak-anak dari konten-konten negatif yang kini sangat mudah dijumpai dalam dunia internet.
Editor: Dini Listiyani