Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Modus Penipuan Online Harus Diwaspadai, Begini Cara Menghindarinya
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Penipuan Online via DM Twitter, Begini Cara Kerjanya

Senin, 09 Januari 2023 - 17:17:00 WIB
Waspada Penipuan Online via DM Twitter, Begini Cara Kerjanya
Waspada Penipuan Online via DM Twitter (Foto: Markus Spiske/Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kaspersky menemukan spam terbaru menyebar lewat DM Twitter. Spam dapat mencuri mata uang kripto dari pengguna yang terpengaruh.

Cara kerjanya, spam akan meminta bantuan menarik ratusan ribu dolar dari akun kripto pelaku. Korban didorong membuat dan membayar akun VIP di domain scam, yang menyebabkan kehilangan koin. 

Dalam pesan DM, pelaku akan mengaku kesulitan akun di bursa mata uang kripto. Alhasil dia meminta korban membantu menarik sejumlah mata uang kripto dari dompetnya. 

Mereka akan memberitahu domain yang akan dimasuki username, password, dan jumlah mata uang kripto di dompetnya. Pakar Kaspersky berpendapat, para pelaku kemungkinan menjanjikan sejumlah kecil uang kepada korban sebagai imbalan atas bantuan penarikan. 

Namun, ini hanya jebakan yang menargetkan pengguna sebanyak mungkin. Secara khusus mereka menulis domain dengan spasi sebelum titik untuk melewati alat perlindungan email. 

Dengan mengikuti domain yang dibagikan pelaku, korban berakhir di situs yang mengaku sebagai platform investasi. Setelah korban memasukkan nama pengguna dan kata sandi yang diberikan, pengguna akan masuk ke akun pelaku scam, di mana jumlah yang ditentukan memang tersedia. 

Rekening pelaku menunjukkan jumlah uang enam digit, seperti yang dia tunjukkan dalam pesan yang dikirimkan. Untuk menarik mata uang, korban diminta memberikan alamat dompet mereka sendiri, blockchain, dan, yang mengejutkan, kata sandi tambahan. 

Namun korban tidak memiliki kata sandi tambahan. Dengan demikian, platform menawarkan korban cara mentransfer dana secara langsung di dalam sistem.

Dalam hal ini kata sandi tambahan tidak diperlukan. Anda cukup membuat akun dengan status VIP. Setelah korban mendaftar di sistem dan memasukkan data dompet kripto miliknya untuk membayar status VIP, dana tersebut dicuri dari akunnya.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut