Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penipuan Online Manfaatkan Coretax Pajak Marak, Masyarakat Diimbau Waspada
Advertisement . Scroll to see content

5 Modus Penipuan Online Harus Diwaspadai, Begini Cara Menghindarinya

Kamis, 01 Januari 2026 - 07:39:00 WIB
5 Modus Penipuan Online Harus Diwaspadai, Begini Cara Menghindarinya
Tidak hanya jumlah kasus yang meningkat, modus penipuan online semakin canggih, agresif, dan sulit dikenali. (Foto: AstraPay)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas digital seperti belanja online, transaksi keuangan, dan pengiriman paket terus meningkat. Kondisi ini sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber melakukan penipuan digital. 

Tidak hanya jumlah kasus yang meningkat, modus penipuan online juga semakin canggih, agresif, dan sulit dikenali. Ini patut diwaspadai.

Di era digital, layanan keuangan semakin praktis. Namun, perkembangan teknologi juga mendorong munculnya modus penipuan online yang memanfaatkan social engineering, identitas palsu, hingga teknologi terbaru untuk mengelabui korban dengan menyamar sebagai pihak resmi.

Berikut lima modus penipuan digital marak terjadi di Indonesia.

1. Penipuan Customer Service (CS) Palsu

Pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp atau telepon dengan mengaku sebagai customer service resmi. Biasanya disertai logo perusahaan, nama profesional, dan foto profil yang terlihat meyakinkan.

Modus terbaru: Pelaku menggunakan teknologi voice deepfake agar suara terdengar seperti petugas resmi atau bahkan menyerupai suara orang terdekat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut