3 Tanda Gunung Anak Krakatau Akan Berhenti Erupsi, Ini Penjelasan Ahli
Menurut Daryono, sebuah fase erupsi baru benar-benar menuju akhir ketika pasokan magma segar dari kedalaman berhenti dan tekanan di dalam sistem magma kembali tenang.
Ketika dorongan magma melemah, magma yang berada di dalam saluran gunung api dapat mendingin dan mengeras. Pada akhirnya, saluran tersebut dapat tersumbat oleh material yang membeku sehingga gunung api tidak lagi mampu menyemburkan material ke permukaan.
Masalahnya, para ilmuwan belum bisa mengukur secara persis berapa banyak magma yang masih tersimpan jauh di bawah permukaan.
Itulah sebabnya waktu berakhirnya erupsi tidak dapat ditentukan secara pasti hingga hitungan jam, tanggal, atau bulan. Yang dapat dilakukan adalah membaca kecenderungan.
Jika aktivitas gempa dalam terus menurun, emisi gas menunjukkan penurunan, dan tubuh gunung mengalami deflasi secara konsisten, rangkaian data tersebut dapat menjadi petunjuk bahwa sistem vulkanik mulai kehilangan energi dan bergerak menuju fase yang lebih tenang.
Meski demikian, keputusan mengenai status dan rekomendasi keselamatan tetap mengacu pada hasil pemantauan serta evaluasi lembaga berwenang seperti PVMBG.
Dengan kata lain, gunung api yang terlihat tenang belum tentu benar-benar selesai erupsi. Para ahli harus memastikan bahwa penurunan aktivitas tersebut merupakan sebuah pola yang konsisten, bukan sekadar jeda sementara sebelum aktivitas kembali meningkat.
Editor: Muhammad Sukardi