Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

AI Masuk Sekolah, Guru Diminta Tak Sekadar Jadi Pengguna Teknologi

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:53:00 WIB
AI Masuk Sekolah, Guru Diminta Tak Sekadar Jadi Pengguna Teknologi
Guru didorong  tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memiliki kemampuan kritis dalam memilih, mengevaluasi, dan menentukan pemanfaatan AI. Foto: Cambridge)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Teknologi artificial intelligence (AI) semakin banyak digunakan di lingkungan sekolah. Kondisi ini mendorong guru tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memiliki kemampuan kritis dalam memilih, mengevaluasi, dan menentukan pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran.

Dalam melalui laporan terbaru "Shaping AI Policy and Practice in English Language Teaching", Cambridge University Press & Assessment (Cambridge) menyoroti pentingnya keterlibatan guru dalam menghadapi perkembangan generative AI (GenAI) di dunia pendidikan.

Banyak guru di berbagai negara mencoba menggunakan AI dalam pembelajaran. Namun, pemanfaatannya kerap tanpa arahan yang jelas sehingga diperlukan dukungan dan pembelajaran profesional secara berkelanjutan.

Guru perlu memahami bagaimana teknologi AI bekerja, termasuk kemampuan dan keterbatasannya. Dengan demikian, pendidik dapat menentukan kapan AI membantu proses belajar dan kapan teknologi tersebut justru tidak tepat digunakan.

Selain kemampuan teknis, guru juga perlu memiliki kemampuan untuk mengevaluasi keluaran AI secara kritis. Ini penting karena informasi yang dihasilkan AI tidak selalu akurat dan dapat mengandung bias.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut