Awas, Menatap Layar Smartphone di Malam Hari Picu Depresi

Dini Listiyani ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 21:05 WIB
Awas, Menatap Layar Smartphone di Malam Hari Picu Depresi

Bermain smartphone di malam hari (Foto: Unsplash)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Menatap layar smartphone saat Anda seharusnya tidur tidak baik untuk kesehatan. Penelitian baru menyebutkan hal tersebut dapat membuat Anda depresi dari waktu ke waktu.

Eksperimen China menyarankan emisi blue light (cahaya biru) yang berbahaya dari smartphone di malam hari memicu mekanisme saraf misterius. Pada akhirnya akan mengarah ke perubahan perilaku.

Tim peneliti menemukan tikus yang terpapar cahaya biru dua jam semalam selama beberapa minggu mulai menunjukkan perilaku seperti depresi. Tapi dengan memblokir sinyal otak yang memicu cahaya biru di malam hari, tikus tidak lagi menunjukkan perubahan perilaku.

Jalur saraf yang bertanggung jawab atas fenomena ini dapat memberikan gagasan mengenai bagaimana paparan cahaya berlebihan pada waktu malam memengaruhi manusia. Sumber cahaya biru buatan, termasuk lampu neon, LED, dan televisi LED, monitor, layar komputer, smartphone, dan tablet.

Obsesi terhadap smartphone dan peningkatan paparan cahaya buatan ini telah mengganggu pola tidur alami, yang dapat menyebabkan masalah psikologis.

“Selain menghasilkan penglihatan, cahaya memodulasi berbagai fungsi fisiologis, termasuk suasana hati. Kami menunjukkan cahaya di malam hari memicu perilaku seperti depresi tanpa mengganggu ritme sirkadian. Temuan ini mungkin relevan saat mempertimbangkan efek kesehatan mental dari penerangan malam hari yang lazin di dunia industri,” kata peneliti dalam Nature Neuroscience yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (6/2/2020).

Terapi cahaya yang diterapkan di siang hari diketahui memiliki sifat anti-depresi. Sementara paparan cahaya berlebihan di malam hari, kata tim peneliti, telah dikaitkan dengan gejala depresi.

 

 

Editor : Dini Listiyani