Canggih! AI Kini Mulai Bantu Ilmuwan Temukan Obat Baru
Namun, AI bukan pengganti penelitian laboratorium. Hasil analisisnya tetap harus diperiksa dan dibuktikan melalui eksperimen, pengujian praklinis, serta uji klinis sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Novo Nordisk akan memulai kolaborasi dengan menguji Claude Science pada alur kerja tertentu dalam R&D. Fokus awalnya adalah persoalan ilmiah yang dinilai dapat memperoleh manfaat dari kerja sama antara ilmuwan Novo dan teknologi AI Anthropic.
CEO sekaligus salah satu pendiri Anthropic, Dario Amodei, menilai perkembangan AI membuka peluang baru bagi kemajuan ilmu biologi dan kedokteran.
"Dengan kemampuan AI yang terus meningkat, terobosan di bidang biologi dan medis yang biasanya dicapai dalam satu abad, berpotensi dapat terwujud hanya dalam satu dekade," ujar Dario Amodei.
Dario menambahkan, akses terhadap model AI mutakhir dapat membantu peneliti mempersingkat waktu penelitian dan meningkatkan hasil riset, sekaligus membuka peluang penemuan obat serta terapi yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup manusia.