Dua Astronot Crew Dragon Kembali ke Bumi, Elon Musk Bersiap untuk Misi Lebih Ambisius
SAN FRANCISCO, iNews.id - CEO SpaceX Elon Musk merayakan kembalinya Doug Hurley dan Bob Behnken. Pasalnya, misi Demo-2 adalah yang pertama diluncurkan dan mendarat di wilayah Amerika Serikat sejak 2011.
Lima jam usai turun di Samudera Atlantik setelah dua bulan tinggal di International Space Station (ISS) Hurley dan Behnken bersama dengan administrator NASA Jim Bridenstine dan Elon Musk muncul di acara khusus. Acara tersebut digelar di Ellington Field, Houston, Texas.
Melihat kedua astronot kembali dengan aman dalam misi bebas hambatan, Musk merasa bersyukur. “Aku tidak terlalu religius tapi aku berdoa untuk yang ini,” ujarnya Musk.
Elon Musk mendirikan SpaceX dengan tujuan untuk menciptakan sistem transportasi luar angkasa yang dapat digunakan kembali. Kesuksesan Misi Demo-2 menandakan era baru eksplorasi luar angkasa dan menambah semangat mereka.
“Kita akan pergi ke Bulan, kita akan memiliki pangkalan di Bulan, kita akan mengirim orang ke Mars, dan membuat hidup multi-planet,” ujarnya.
Dengan semangat baru untuk misi yang jauh lebih ambisius, Musk menggambarkan pencapaian hari Minggu sebagai sesuatu yang dapat dinikmati seluruh dunia. Selain itu, misi juga benar-benar dapat dipandang sebagai pencapaian kemanusiaan.
Astronot Hurley dan Behnken terlihat lelah saat pendaratan meskipun keduanya tampak baik secara keseluruhan. Masih belum stabil, kedua astronot NASA ini memilih untuk tetap duduk selama penampilan singkat mereka.
“Untuk berada di tempat kita sekarang dengan penerbangan Crew Dragon yang pertama benar-benar tidak dapat dipercaya,” kata Hurley seraya menambahkan, dia menantikan untuk berbagi rincian misi dengan publik dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.
Editor: Dini Listiyani