Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : NASA Buka Suara usai Kim Kardashian Bilang Manusia Mendarat di Bulan Kebohongan Besar
Advertisement . Scroll to see content

Kantong Tidur Ini Bantu Atasi Gangguan Mata Astronot, Bisa Sedot Cairan dari Kepala

Senin, 13 Desember 2021 - 20:10:00 WIB
Kantong Tidur Ini Bantu Atasi Gangguan Mata Astronot, Bisa Sedot Cairan dari Kepala
Kantung tidur baru astronot (Foto: UT Southwestern)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menjadi astronot membutuhkan penglihatan sempurna. Sayangnya, efek luar angkasa dapat menyebabkan astronot yang kembali ke Bumi dengan penglihatan yang menurun. 

Sekarang, para peneliti dari UT Southwestern Medical Center telah mengembangkan kantong tidur yang dapat mencegah atau mengurangi masalah tersebut. Kantong tidur secara efektif menyedot cairan dari kepala astronot.

Lebih dari separuh astronot NASA yang pergi ke International Space Station (ISS) selama lebih dari enam bulan mengalami masalah penglihatan hingga tingkat yang berbeda-beda. Dalam satu kasus, astronot John Philips kembali dari tugas enam bulan tentang ISS pada 2005 dengan penglihatannya berkurang dari 20/20 menjadi 20/100, seperti yang dilaporkan BBC.

Untuk perjalanan multi-years ke Mars, misalnya, ini bisa menjadi masalah. Menurut pemimpin peneliti Dr. Benjamin Levine ini akan menjadi bencana jika astronot mengalami gangguan parah sehingga mereka tak dapat melihat apa yang mereka lakukan serta mengganggu misi. 

Cairan cenderung menumpuk di kepala saat Anda tidur. Tapi, gravitasi menariknya kembali ke dalam tubuh saat Anda bangun. Namun, di ruang dengan gravitasi rendah, lebih dari setengah galon cairan terkumpul di kepala.

Pada gilirannya memberikan tekanan pada bola mata, menyebabkan perataan yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan, kelainan yang disebut sindrom neuro-okular terkait spaceflight, atau SANS, sebagaimana dikutip dari Engadget. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut