Kenapa Abu Vulkanik Berbahaya? Cek Jawabannya di Sini!
Jadi, ketika seseorang menemukan lapisan abu tipis di halaman rumah, material tersebut bukan sekadar debu jalanan yang tertiup angin. Itu bisa merupakan partikel batuan dan mineral yang sebelumnya berada dalam sistem vulkanik.
Inilah bagian yang menarik. Jika dilihat dengan mata telanjang, abu vulkanik memang terlihat lembut seperti tepung atau bedak. Namun, bentuk partikelnya tidak selalu bulat dan halus.
Partikel abu vulkanik dapat memiliki permukaan yang kasar dan bentuk yang tidak beraturan. Karakter tersebut membuat abu vulkanik bersifat abrasif.
Sederhananya, partikel itu bisa bekerja seperti butiran sangat halus yang menggesek permukaan.
Karena itu, abu vulkanik bukan hanya berpotensi mengiritasi jaringan tubuh, tetapi juga dapat menggores permukaan tertentu.