Mars Kuno Banjir Selama Badai yang Berlangsung Ribuan Tahun
Menghitung jumlahnya rupanya menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, tidak ada cairan yang cukup lama untuk bisa dipelajari oleh para tim peneliti. Penulis utama Gaia Stucky de Quay, seorang rekan postdoctoral di Jackson School of Geosciences UT mengatakan, ini sangat penting karena 3,5 hingga 4 miliar tahun lalu Mars tertutup air.
“Banyak hujan atau pencairan salju untuk mengisi saluran dan danau itu. Sekarang benar-benar kering. Kami mencoba memahami berapa banyak air yang ada di sana dan ke mana semua itu pergi,” katanya yang dikutip dari Daily Mail, Sabtu (22/8/2020).
Peneliti mampu menghitung jumlahnya. Mereka memutuskan ada antara 13 hingga 520 kaki yang jatuh ke permukaan selama satu badai. Meski kisarannya besar, ini dapat digunakan untuk membantu memahami model iklim mana yang akurat.
“Ini adalah disonansi kognitif yang sangat besar,” kata Stucky de Quay.
Model iklim mengalami kesulitan dalam menghitung jumlah air cair pada waktu itu. Namun, ini adalah celah pengetahuan yang coba diisi oleh apa yang dikerjakan peneliti.