Mencari Kehidupan Alien Menggunakan AI Ternyata Bukan Ide Bagus

Dini Listiyani ยท Senin, 10 Februari 2020 - 15:26 WIB
Mencari Kehidupan Alien Menggunakan AI Ternyata Bukan Ide Bagus

Alam semesta (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - Para peneliti terus mencari tanda-tanda kehidupan makhluk asing di luar Bumi. Berkat kemajuan teknologi menggeunakan alat-alat canggih untuk mendeteksi kehidupan alien.

Salah satu upaya besar untuk menemukan bukti kehidupan alien berasal dari SETI Institute. Dalam website-nya, SETI merinci penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning untuk mendeteksi pola unik atau ganjil.

Kejadian ganjil yang disebut ‘techno-signatures' dapat memberikan bukti teknolog. Dan, jika berasal dari jauh di alam semesta berpotensi sebagai bukti kehidupan alien maju.

Nah, sebuah studi yang baru diterbitkan memperingatkan menggunakan AI untuk mendeteksi techno-signatures mungkin berisiko. Tapi juga berpotensi membuat manusia berpikir mereka telah menemukan bukti kehidupan alien padahal tidak.

Studi baru menunjuk ke arah Ceres, planet kerdil yang secara singkat menyilaukan manusia dengan titik-titik terang misterius. Studi juga melibatkan peserta yang menunjukkan gambar planet Ceres dan menanyakan apa yang mereka lihat.
Hasilnya, banyak orang menunjukkan struktur berbentuk persegi unik. Kemudian, para peneliti juga memasukkan imagery ke dalam AI yang dilatih untuk mengenali kuadrat dan segitiga.

Dikutip dari Slash Gears, Senin (10/2/2020), selain mengindentifikasi kotak sama yang dilihat mata manusia, AI juga melihat bentuk segitiga unik. Begitu manusia disadarkan akan bentuk segitiga, sejumlah peserta mengklaim mereka juga dapat melihatnya.

Temuan dalam studi menunjukkan AI mungkin dapat menemukan hal yang dilewatkan mata manusia. Tapi, juga berisiko membingungkan data dengan hal yang tidak sesuai dengan yang terlihat. Alhasil, berpotensi melihat informasi keliru yang sama.

Kejadian yang dilihat AI berisiko membiaskan manusia yang mungkin sudah percaya mereka telah menemukan beberapa jenis bukti kehidupan di luar Bumi.


Editor : Dini Listiyani