Mineral Misterius Ditemukan dalam Berlian Afrika Selatan

Dini Listiyani · Sabtu, 28 September 2019 - 06:15:00 WIB
Mineral Misterius Ditemukan dalam Berlian Afrika Selatan
Berlian (Foto: Nicole Meyer)

CALIFORNIA, iNews.id - Para peneliti di Kanada telah menemukan sesuatu yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya. Mineral dengan signature kimia tak biasa ditemukan bersembunyi di dalam berlian dari Afrika Selatan.

Butiran tunggal mineral baru yang disebut goldschmidtite telah ditemukan dalam berlian berukuran 100 micrometer. Meskipun ukurannya sederhana, materi yang terkandung di dalam bintik ini sepenuhnya baru bagi sains.

"Goldschmidtite mempunyai konsentrasi tinggi niobium, kalium, dan unsur-unsur tanah langka lanthanum dan cerium. Sedangkan sisa mantel didominasi oleh unsur-unsur lain seperti magnesium dan besi," kata mahasiswa PhD University of Alberta Nicole Meyer yang dikutip dari Science Alert, Sabtu (28/9/2019).

Menurutnya, agar potassium dan niobium menjadi bagian utama mineral ini, mereka harus terbentuk di bawah proses yang memusatkan unsur-unsur yang tidak biasa ini. Contoh kecil, yang berwarna hijau tua, diperkirakan telah terbentuk pada kedalaman sekitar 170 km di bawah permukaan, berdasarkan analisis geothermobarometry.

(Foto: American Mineralogist, 2019)

Mineral, yang secara formulatif dikenal (K,REE,Sr)(Nb,Cr)O3, secara kimiawi mirip dengan kristal terstruktur perovskit yang disebut potassium niobate (KNbO3). Tapi, hanya mineral perovskit alami kelima yang pernah diketahui terlihat di mantel Bumi.

Sampel goldschmidtite diambil dari pipa kimberlite Koffiefontein di Kaapvaal Craton. Kaapvaal Craton sendiri adalah rumah bagi beberapa batu tertua di planet ini, termasuk berlian.

"Sebagai host inert dan rigid secara kimia, berlian dapat melestarikan mineral termasuk selama miliaran tahun. Dan, dengan demikian memberikan gambaran kondisi kimia kuno dalam loncatan kratonik atau daerah mantel dalam," kata paper.

Editor : Dini Listiyani

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda