Peluncuran Starlink SpaceX Selanjutnya Bakal Bantu Tingkatkan Pencitraan Satelit

Dini Listiyani ยท Rabu, 10 Juni 2020 - 10:07 WIB
Peluncuran Starlink SpaceX Selanjutnya Bakal Bantu Tingkatkan Pencitraan Satelit

Hasil gambar pencitraan Bumi (Foto: Planet)

CALIFORNIA, iNews.id - Planet telah membeli SkySat Constellation dari Google pada 2017 untuk menjadi perusahaan imaging satelit komprehensif di dunia. Kini, perusahaan bersiap menyediakan imaging Bumi paling terperinci.

Berkat beberapa matematikan luar angkasa yang cerdas dan sedikit bantuan dari SpaceX, Planet bersiap menyediakan pencitrasan Bumi paling terperinci dan terbaru.

Untuk diketahui, Planet menyediakan layanan pencitraan satelit ke berbagai sektor seperti pertanian, energi, maritim, dan kehutanan. Pelanggan ini menginginkan informasi yang real-time dan akurat.

Konstelasi SkySat 15 telah melakukan penyediaan yang cukup layak. Tapi, Planet berpikir perusahaannya bisa menyediakan pencitraan lebih baik lagi, sebagaimana dikutip dari Engadget, Rabu (10/6/2020).

Oleh karena itu, selama enam bulan terakhir, Planet telah menurunkan armadanya dari ketinggian 500 km menjadi 450 km. Jika ingin melihat sesuatu yang lebih jelas, Anda harus mendekatinya.

Latihan ini telah meningkatkan resolusi gambar Planet dari 80 cm menjadi 50 cm. Peningkatan ini mungkin terdengar tidak banyak, tapi kendaraan yang tidak jelas di jalan raya sebelumnya kini dapat diidentifikasi sebagai mobil atau truk.

Lalu, pengembangan semacam ini diperlukan untuk membantu meningkatkan infrastruktur untuk kedatangan kendaraan otonom. Bahkan, untuk meningkatkan cara manusia menggunakan GPS.

Namun, kejelasan gambar satelit bukan satu-satunya hal yang ingin ditingkatkan Planet. Frekuensi pencitraan juga besar dalam agendanya.

"Interval yang lebih pendek antara pengembilan gambar membantu pelanggan memahami dan mengkarakterisasi perubahan yang didorong aktivitas manusia atau peristiwa yang tidak terduga. Ini juga meningkatkan kemungkinan pelanggan bisa mendapatkan gambar bebas cloud atau sudut bayangan tertentu yang bisa menjadi penting untuk analisis," kata Planet.

Di sinilah SpaceX masuk. Pada Mei lalu, Planet mengumumkan mereka akan meluncurkan enam satelit SkySat ke orbit rendah Bumi dengan bantuan roket Falcon 9.

Tiga satelit, masing-masing seukuran mesin cuci dan beratnya sekitar 110kg akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang. Lalu, tiga satelit berikutnya akan dikirim Juli.

Dengan total 21 satelit SkySat di orbit, Planet akan dapat mengambil gambar beberapa lokasi global hingga 12 kali sehari, dengan rata-rata global tujuh kali sehari.

"Kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan memberikan respons yang lebih cepat terhadap peristiwa global dan memungkinkan pencitraan pada saat-saat hari yang sebelumnya tidak terlihat oleh satelit," ujar VP of Product Martin Van Ryswyk.

Editor : Dini Listiyani