Pesawat Luar Angkasa NASA Abadikan Momen saat di Atas Permukaan Bennu
CALIFORNIA, iNews.id - Pesawat luar angkasa OSIRIS-REx NASA sedang bersiap-siap untuk momen besar. Pesawat OSIRIS-REx yang kini berada di asteroid Bennu bersiap mengumpulkan sampel batuan kuno.
OSIRIS-REx melakukan serangkaian manuver latihan dalam beberapa minggu terakhir. Setiap manuver ini membawanya lebih dekat ke permukaan Bennu, sebelum pesawat luar angkasa mundur ke orbit lagi.
Pada akhirnya, OSIRIS-REx akan menjalankan prosedur pengambilan sampel touch-and-go yang berisiko. Nah, manuver terbaru yang akan dilakukan OSIRIS-REx adalah Checkpoint.
Checkpoint membawa pesawat luar angkasa dalam jarak 75 meter dari permukaan Bennu. Manuver sebelumnya mendekati Bennu dalam jarak 620 meter kemudian 250 meter.
OSIRIS-REx jauh dari Bumi dan operasi pengambilan sampelnya akan dilakukan secara mandiri. Manuver terbaru disebut Checkpoint karena pada jarak 75 meter, sistem otonom pesawat akan memeriksa posisi dan kecepatannya serta menyesuaikan lintasannya sebelum melanjutkan ke permukaan.
Dalam manuver ini, pesawat mencapai Checkpoint-nya untuk pertama kali. Karena ini hanya latihan, OSIRIS-REx kemudian melakukan pembakaran pos pemeriksaan dan mundur dari asteroid untuk mengorbit pada jarak aman.
Selama pendekatan, pesawat luar angkasa NASA menangkap gambar dari situs pengambilan sampelnya. Gambar-gambar di simpan di dalam pesawat sebagai bagian dari sistem Natural Feature Tracking (NFT), sebagaimana dikutip dari Science Alert, Sabtu (2/5/2020).
Saat waktu untuk manuver pengambilan sampel tiba, OSIRIS-REx akan membandingkan gambar real-time dari kameranya dan menggunakan perbandingan itu untuk mengerahkan diri ke situs pengambilan sampel di permukaan batu Bennu.
Selama Checkpoint, OSIRIS-REx juga menggunakan mekanisme pengambilan sampelnya yakni Touch-And-Go Sample Acquisition Mechanism (TAGSAM). Biasanya, TAGSAM dilipat ke pesawat luar angkasa dan tes penyebarannya berhasil.
Sejumlah instrumen pada OSIRIS-REx juga mengumpulkan data selama pendekatan terdekat. Saat tiba waktunya untuk mengumpulkan sampel, OSIRIX-REx akan turun ke permukaan.
Tapi, pesawat luar angkasa tidak akan mendarat. Sebaliknya, TAGSAM akan dikerahkan ke permukaan. TAGSAM akan mengeluarkan embusan nitrogen untuk menghalau debu dari asteroid.
Nitrogen akan mendorong potongan-potongan kecil regolith ke kepala sampel TAGSAM. Ada juga bantalan kontak pasif di ujung instrumen yang akan mengumpulkan sampel.
Editor: Dini Listiyani