Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Ini Ada Gerhana Matahari Parsial, Jam Berapa Munculnya?
Advertisement . Scroll to see content

Serba-serbi Mitos dan Takhayul Terkait Gerhana Matahari

Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:20:00 WIB
 Serba-serbi Mitos dan Takhayul Terkait Gerhana Matahari
Serba-serbi mitos dan takhayul Gerhana Matahari (foto: BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan menurut mitologi Hindu, Dewa Rahu dipenggal oleh para dewa kerena menangkap dan meminum Amrita, nektar para Dewa. Kemudian, kepala Rahu terbang ke langit dan menelan Matahari yang akhirnya menyebabkan gerhana.

Penjelasan lain datang dari cerita rakyat Korea. Dalam cerita menunjukan Gerhana Matahari terjadi karena anjing-anjing mistis berusaha mencuri Matahari.

Gerhana Matahari dipercaya orang Yunani Kuno menjadi pertanda dewa-dewa yang marah. Itu menjadi awal dari bencana dan kehancuran.

Takhayul Modern

Banyak orang yang masih percaya melihat gerhana sebagai pertanda kejahatan yang membawa kematian, kehancuran, dan bencana. Kesalahpahaman yang populer adalah Gerhana Matahari dapat membahayakan perempuan hamil dan anak-anak mereka yang belum lahir.

Dalam banyak budaya, anak-anak kecil dan perempuan hamil diminta untuk tinggal di dalam rumah selama gerhana berlangsung.

Di India, banyak orang yang berpuasa saat Gerhana Matahari. Mereka meyakini makanan yang dimasak saat gerhana akan beracun dan tidak murni.

Tidak semua takhayul di sekitar Gerhana Matahari adalah tentang malapetaka. Di Italia, misalnya, diyakini bunga yang ditanam selama Gerhana Matahari lebih cerah dan lebih berwarna daripada bunga yang ditanam di waktu lain sepanjang tahun.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut