Stasiun Luar Angkasa Transit di Depan Matahari, Begini Penampakannya

Dini Listiyani ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 20:15 WIB
Stasiun Luar Angkasa Transit di Depan Matahari, Begini Penampakannya

ISS transit di depan Matahari (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - NASA kerap mengingatkan umat manusia soal International Space Station (ISS). Dalam gambar terbaru, badan antariksa Amerika Serikat ini memperlihatkan stasiun luar angkasa tersebut transit di depan Matahari.

Dalam gambar baru yang dirilis NASA, badan antariksa menyuguhkan enam foto individu yang digabungkan menjadi satu. Gambar enam frame menampilkan Matahari, bintang pemberi kehidupan manusia di Bumi dan ISS saat mengorbit di atasnya.

ISS transit di depan Matahari (Foto: NASA)
ISS transit di depan Matahari (Foto: NASA)

Pada gambar, dapat dengan jelas terlihat International Space Station bergerak melintasi cakram Matahari. Jika tidak mengetahui itu ISS, bisa saja ada yang berpikir ada pesawat luar angkasa alien yang memantau Bumi.

"Gambar komposit ini terbuat dari enam frame, menunjukkan International Space Station, dengan awak lima di atas kapal, dalam siluet saat transit Matahari sekitar lima mil per detik, Rabu 24 Juni 2020 dari Fredericksburg, Va," kata NASA yang dikutip dari BGR, Selasa (30/6/2020).

Sayangnya, hanya lima ilmuwan yang melaju dengan kecepatan sangat tinggi hampir lima mil per detik. Para astronot di ISS tidak merasakan seberapa cepat mereka. Tapi, kecepatannya sangat luar biasa.

Faktanya, ISS mampu menyelesaikan orbit Bumi dalam waktu sekitar 90 menit dan merampungkan 16 perjalanan mengelilingi Bumi setiap hari. Itu lebih dari selusin Matahari terbit dan terbenam.

Untuk diketahui, stasiun luar angkasa sebenarnya juga bisa terlihat dari Bumi dengan mata telanjang. Untuk bisa melihatnya, Anda hanya perlu berada di tempat dan waktu yang tepat.

Penduduk Bumi masih bisa melihat stasiun luar angkasa karena memantulkan cahaya Matahari. Tapi, pantualnnya tidak cukup terang untuk membuatnya terlihat di siang hari, jadi waktu terbaik biasanya sekitar fajar atau senja.

Editor : Dini Listiyani