Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanda Aliran Lava Ditemukan, Bukti Aktivitas Gunung Berapi Venus Terus Bertambah
Advertisement . Scroll to see content

Tanda Aktivitas Geologi Ditemukan di Venus, Begini Detailnya

Selasa, 06 Juli 2021 - 12:09:00 WIB
Tanda Aktivitas Geologi Ditemukan di Venus, Begini Detailnya
Tanda Aktivitas Geologi Ditemukan di Venus, Begini Detailnya (Foto: PAUL K. BYRNE / SEAN C. SOLOMON)
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - Para ilmuwan menemukan bukti beberapa bagian Venus bergerak. Bagian-bagian ini bergerak seperti potongan-potongan benua di Bumi. 

Pergerakan beberapa bagian di Venus kemungkinan tidak diakibatkan gerakan lempeng tektonik, seperti halnya di Bumi. Tapi bisa jadi proses yang terjadi di kedua planet ini mirip.

Temuan ini menggambarkan Venus sebagai sebuah planet yang sangat hidup, berbeda dengan pandangan lawas tentangnya. Melansir laman BBC, karena dianggap menarik, Eropa bahkan meluncurkan pesawat ruang angkasa, EnVision, untuk memetakan radar dan mengumpulkan pengukuran spektroskopi permukaan dan atmosfer Venus.

Sementara, NASA mengirim dua wahana luar angkasa, Veritas dan DaVinci+, ke Venus, menjelang akhir dekade ini.

"Kami telah mengidentifikasi pola deformasi tektonik yang sebelumnya tidak dikenali di Venus, yang didorong oleh gerakan interior seperti di Bumi," kata Paul Byrne, profesor ilmu planet di North Carolina State University.

"Meskipun berbeda dari gerakan tektonik yang kita lihat di Bumi, ini tetap menjadi bukti adanya gerakan dari dalam planet yang terlihat dari permukaannya," ujar Byrne.

Byrne dan rekan-rekannya telah mendeteksi tanda-tanda sejumlah blok kerak bebatuan di kawasan dataran rendah Venus yang berotasi dan bergerak secara relatif menyamping satu sama lain.

Mereka membandingkan aktivitas yang tampaknya relatif baru ini dengan aktivitas bongkahan es yang saling mendesak di perairan di kawasan kutub di Bumi.

Richard Ghail selaku peneliti utama Badan Antariksa Eropa untuk misi EnVision, mengatakan "Penelitian ini menunjukkan bahwa kita harus banyak belajar dari Venus dan bahwa ada spektrum mobilitas permukaan yang jauh lebih luas daripada sekadar lempeng tektonik."

Para peneliti menggunakan data yang dikumpulkan oleh pesawat ruang angkasa Magellan milik NASA, diluncurkan pada 1989 dan aktif hingga 1994, untuk memetakan struktur permukaan, yang mereka beri nama "campi", dari bahasa Latin untuk "lapangan", "kampus".

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut