Unik, NASA Bikin Nada Dering dari Data Cuaca Mars

Dini Listiyani · Kamis, 19 November 2020 - 17:11:00 WIB
Unik, NASA Bikin Nada Dering dari Data Cuaca Mars
Unik, NASA Bikin Nada Dering dari Data Cuaca Mars (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - Nada dering Out-of-this-world, yang dibuat melalui interpretasi musik dari pola cuaca di Planet Mars telah dirilis. Para peneliti menggunakan superkomputer Pleiades di Ames Research Center milik NASA untuk mengubah prediksi pergerakan awan Mars menjadi suara.

Setelah proses sonifikasi data selesai, ahli suling dan musik Alyssa Schwartz dari Fairmont State University di West Virginia menghidupkan karya itu. Dari penampilannya, cuplikan diambil sampelnya untuk menghasilkan nada dering, yang dapat diunduh dari situs web NASA.

Dengan meningkatnya minat dalam eksplorasi Mars, ada kebutuhan mendesak untuk mempelajari dan memprediksi cuaca planet. Dan itulah yang dapat dilakukan superkomputer Pleiades yang luar biasa, kata fisikawan Domenico Vicinanza dari Universitas Anglia Ruskin.

"Kami telah menggunakan data ilmiah nyata untuk membuat musik nyata, sehingga Alyssa sebenarnya memainkan bentuk awan Mars yang bergerak, seperti yang diprediksi oleh superkomputer,” ujar Vicinanza sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Kamis (19/11/2020).

Pleiades, salah satu superkomputer terkuat di dunia digunakan oleh NASA untuk meramalkan cuaca di Mars. Planet Merah memiliki badai debu terbesar di seluruh tata surya, yang dapat berlangsung selama beberapa bulan dan menutupi seluruh planet.

Para peneliti menggunakan sistem pelacakan pencitraan untuk mempelajari pergerakan formasi awan yang diprediksi oleh superkomputer, dari mana pola disaring dan dipetakan ke interval musik, sehingga menghasilkan karya yang bisa dimainkan oleh Dr Schwartz.

“Saya sangat bangga dengan proyek ini karena teknik ekstraksi dan pemodelan yang kami gunakan dengan data NASA sama dengan yang kami gunakan dalam penelitian akademis kami sendiri. Model ini memungkinkan ilmuwan data untuk mempelajari data nonlinier yang rumit dan mengekstrak "keteraturan" - atau pola - dalam data itu. Ini memiliki berbagai kegunaan praktis termasuk mempelajari data kesehatan dalam jumlah besar, ramalan ekonomi dan, tentu saja, membuat musik,” ujar Dr Vicinanza.

Editor : Dini Listiyani

Halaman : 1 2