Siapkan Teknologi 5G, Smartfren Pasang Small Cell di Jawa dan Sumatera

Ihya Ulumuddin ยท Jumat, 25 Oktober 2019 - 16:38 WIB
Siapkan Teknologi 5G, Smartfren Pasang Small Cell di Jawa dan Sumatera

VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo (Foto: iNews.id/Ihya')

PASURUAN, iNews.id – Smartfren tengah menyiapkan teknologi seluler berbasis 5G. Saat ini, Smartfren bahkan telah memasang ribuan Small Cell sebagai salah satu piranti pengembangan teknologi telekomunikasi generasi kelima tersebut.

Ribuan Small Cell tersebut telah terpasang di wilayah Jawa dan Sumatera. Sesuai namanya, alat pemancar signal ini memiliki ukuran kecil.

Ukran Small Cell ini hanya 20 kg, sehingga bisa menempel di dinding maupun tiang penyangga listrik biasa. Berbeda dengan Macro Cell yang memiliki berat mencapai 300 kg, mereka harus ditopang dengan tower raksasa.

“Jaringan Small Cell ini juga lebih kuat. Sebab, tipenya sektoral. Memakai gelombang milimeter. Seperti prinsip wifi, pengguna perangkat mobile akan lebih dekat dengan pemancar, sehingga sudah tidak ada lagi blank,” kata VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo, Jumat (25/10/2019).

Munir menjelaskan, selain untuk mengoptimalkan layanan pelanggan, teknologi Small Cell ini juga disiapkan untuk menyongsong generasi 5G yang dirilis pemerintah. Harapannya, begitu 5G resmi dikomersilkan, maka pelanggan langsung bisa menikmati teknologi baru ini.

Munir menjelaskan, Agustus lalu, Smartfren juga sudah melakukan uji joba 5G untuk teknologi industri di Jakarta. Hasilnya sukses. Nah, saat ini teknologi ini mulai disimulasikan di Surabaya dan beberapa kota lain di Jawa dan Sumatera.

Meski begitu, Munir memastikan munculnya teknologi 5G tidak lantas menghapus 4G. Sebab, keduanya memiliki fungsi berbeda. Teknologi 5G kata Munir dimanfaatkan terutama untuk kepentingan industri.

Sementara untuk kebutuhan end-user yang memakai handset atau perangkat mobile, masih akan menggunakan 4G. Dengan kata lain, 5G nantinya masih akan fokus pada pasar tertentu, terlebih, perangkat mobile yang mendukung 5G masih terbatas saat ini.

“Jadi 5G ini bukan suksesor 4G. Hanya pelengkap saja. Karena 5G punya spesifikasi tersendiri untuk pasar yang sangat fokus, seperti industri, mobil, entertainment, yang membutuhkan kapasitas bandwith yang besar,” katanya.

Diketahui, sejak tahun 2017 lalu Smartfren juga telah menerapkan beberapa teknologi yang menjadi salah satu pendukung dari penerapan teknologi 5G yaitu Massive MIMO Base Stations dan Multi-Antenna Space Division Multiple Access (SDMA).

Editor : Dini Listiyani