Terungkap, Gaya Hidup Generasi Muda Percepat Cashless Society yang Anti-ribet
Consumer Payment Attitudes Study 2022 dari Visa menemukan 2 dari 3 (67 persen) masyarakat Indonesia bersiap-siap untuk meninggalkan uang tunai. Dari mereka yang telah mencoba menggunakan pembayaran nontunai, gen Z (78 persen), gen Y (74 persen), dan kalangan affluent (73 persen) menjadi yang terdepan.
Mereka yang sudah mencoba go cashless rata-rata berhasil melakukannya beberapa hari. Sementara, yang belum mencoba, kebanyakan percaya diri mereka bisa bertahan selama 24 jam hingga 3 hari ke depan tanpa uang tunai.
"Dilihat dari hasil studi Visa, metode pembayaran digital yang paling banyak digunakan oleh gen Z di Indonesia adalah dompet digital atau e-wallet (89 persen), disusul dengan kartu debit/kredit (76 persen), dan QR code (67 persen )," kata Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia, melalui keterangannya belum lama ini.
Studi Visa menemukan, secara total segmen, tingkat penggunaan uang tunai menurun dari 87 persen di 2021 menjadi 84 persen di 2022. In-app payment melesat dari 45 persen di 2021 menjadi 80 persen di 2022, disusul QR payment yang naik dari 50 persen di 2021 menjadi 62 persen di 2022.
Jehian Sijabat, CEO Mantappu Corp. mengungkapkan jika perusahaan hanya lebih memilih pembayaran cashless. "Ketika kita harus bayar cash malah jadi membingungkan karena hampir 90 persen pembayaran yang terjadi itu cashless melalui network. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk menyatakan invoice dan lainnya,” katanya.