Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Penumpang Pesawat Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Batal Terbang dari Soetta ke Pekanbaru
Advertisement . Scroll to see content

Bandara Soetta Kembali Ditutup hingga 18.00 WIB Hari Ini Imbas Erupsi Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 - 11:39:00 WIB
Bandara Soetta Kembali Ditutup hingga 18.00 WIB Hari Ini Imbas Erupsi Anak Krakatau
Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (dok. Bandara Soetta)
Advertisement . Scroll to see content

Reuters melaporkan, hingga Senin pagi, terdapat delapan bandara di Indonesia yang terdampak penutupan akibat abu vulkanik Anak Krakatau, termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma. Secara keseluruhan, sekitar 170 ribu penumpang terdampak gangguan penerbangan.

Kondisi ini menunjukkan dampak erupsi Anak Krakatau telah meluas ke sektor transportasi udara. Abu vulkanik yang terbawa angin dapat menyebar jauh dari sumber erupsi dan mengganggu jalur penerbangan.

Karena itu, penutupan bandara dilakukan sebagai langkah keselamatan. Pengoperasian kembali penerbangan akan sangat bergantung pada kondisi abu vulkanik di sekitar wilayah bandara serta hasil pemantauan otoritas penerbangan.

Untuk Senin 7 September, Soekarno-Hatta dijadwalkan kembali menghentikan operasional hingga pukul 18.00 WIB. Namun, penumpang tetap diminta memantau perkembangan karena jadwal penerbangan dapat berubah mengikuti kondisi terbaru.

Masyarakat yang memiliki penerbangan dari maupun menuju Soekarno-Hatta juga diminta tidak hanya mengandalkan informasi dari bandara. Pastikan status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju terminal.

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penghentian operasional tersebut. Langkah ini dilakukan demi mengutamakan keselamatan penerbangan di tengah meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut