Deretan Kampung Unik di Surabaya, Auto Bikin Lapar saat Dengar Namanya!
Kampung Lontong
Tak begitu jauh berbeda dengan Kampung Kue, kebanyakan warga di kampung ini juga memproduksi lontong dalam jumlah besar. Hal ini bermula sejak 1980an dari seorang wanita bernama Ramiah yang mencoba berjualan lontong di tengah maraknya masyarakat di Banyuurip memproduksi tempe. Kampung Lontong terletak di daerah Banyu Urip Lor X dan XI, Kelurahan Kupang Krajan, Sawahan.
Kampung Herbal
Selanjutnya adalah Kampung Herbal Nginden. Anda mungkin tak perlu bertanya-tanya lagi dari mana asal nama kampung ini, ya memberdayakan hasil alam di sekitar kampung, masyarakatnya membudidayakan tanaman empon-empon yang ada di Jalan Nginden VI, RT 9 RW 5, Kelurahan Nginden, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Tak hanya terkenal dengan pemanfaatan tanaman herbal, tak sedikit masyarakat dari luar daerah yang penasaran dan tertarik untuk mengunjungi kampung Herbal ini.
Kampung Tempe Tenggilis
Kampung Tempe Tenggilis diketahui telah ada sejak 85 tahun lalu, tepatnya pada 1938 silam. Banyak masyarakat di desa ini memproduksi tempe yang diwariskan secara turun temurun, dengan bahan baku kedelai yang berkualitas. Wisatawan yang bertolak dari kampung ini biasanya selalu membawa berbagai olahan tempe mulai dari keripik hingga mencicipi botok khas tempe Tenggilis.
Editor: Vien Dimyati