Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : THR Cair! Desa di Karanganyar Ini Bagi-Bagi Uang Rp500.000 untuk Ribuan Warganya
Advertisement . Scroll to see content

Ide Liburan Tahun Baru di Aek Sijorni, Asyik Wisata di Air Terjun Berundak yang Jernih

Selasa, 22 Desember 2020 - 11:12:00 WIB
Ide Liburan Tahun Baru di Aek Sijorni, Asyik Wisata di Air Terjun Berundak yang Jernih
Keseruan wisata di Air Terjun Aek Sijorni (Foto: Instagram@Indoflashlight)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bagi penggemar wisata alam, objek wisata berupa air terjun bisa menjadi alternatif terbaik untuk liburan Tahun Baru. Apalagi jika Anda travelling ke Tapanuli Selatan.

Tapanuli Selatan ternyata menyimpan destinasi wisata tersembunyi yang menyejukkan mata. Bernama Aek Sijorni, wisata ini berupa air terjun bertingkat.

Dilihat dari unggahan Instagram Indoflashlight, Selasa (22/12/2020), Air Terjun Aek Sijorni terletak di Kelurahan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan Sumatera Utara, Indonesia atau sekitar 30 km dari Kota Padang Sidempuan ke arah Mandailing Natal.

Air terjun bertingkat ini memiliki air yang selalu jernih, meski kondisi tengah hujan. Hal ini karena aliran sungai melewati banyak bebatuan cadas dan tidak mengandung lumpur.

Sedikitnya, ada dua Air Terjun dari sumber air yang sama dan mengalir tidak ke satu arah tapi merembes ke banyak aliran. Meskipun musim kemarau, debit airnya tetap deras dan jernih.

Selain itu, di sekitar air terjun terdapat banyak Pohon Kelapa yang juga tumbuh di dalam aliran airnya. Memasuki kewasan ini harus melalui Jembatan gantung di Sungai Sayur Matinggi.

Bagi wisatawan yang membawa anak-anak, di komplek Aek Sijorni juga menyediakan fasilitas kolam renang. Ada juga kolam yang terbentuk alami di lokasi jatuhnya air terjun, dilengkapi dengan ayunan, prosotan dan komedi putar mini.

Ada juga tempat bersantai yang beragam seperti Gajebo bermaterial kayu, pondokan beratap daun rumbia, hingga tenda mini dengan bangku plastik. Tentu dengan tawaran menu makanan dan minuman yang beragam.

Sayangnya, pengelolaan wisata ini masih belum baik. Salah satunya soal biaya retribusi yang ditemui di beberapa titik. Hal ini lantaran objek wisata tersebut terletak di lahan beberapa warga yang dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut