Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Ungkap Hampir 400 Travel Pakai Kuota Tambahan untuk Haji Khusus
Advertisement . Scroll to see content

Mengeksplor Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya di Makassar

Senin, 02 Juli 2018 - 14:21:00 WIB
Mengeksplor Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya di Makassar
Makassar menyimpan banyak destinasi yang menarik untuk dikunjungi. (Foto: MNC Media/Helmi Ade Saputra)
Advertisement . Scroll to see content

Bagi orang Bugis badik bentuknya kecil dari kawaii biasa, besi pipih berwarna hitam dan dibuat dari bahan pilihan dan memiliki pamor. Sedangkan pada suku Makassar dikenal dengan badik taeng dengan ciri khas kale (bilah) pipih, battang (perut) buncit dan tajam, serta cappa (ujung) runcing.

Kemudian, parang atau la'bo bagi suku Toraja merupakan senjata tajam khas yang dipergunakan untuk menjaga diri dan dipakai sehari-hari untuk memotong kayu dan lain-lain. Sedangkan tombak bagi suku Bugis Makassar berfungsi sebagai benda kebesaran kerajaan, digunakan pula untuk berburu hewan.

Masih banyak lagi yang bisa kita temui di Museum La Galigo, seperti miniatur rumah adat suku Toraja, pakaian-pakaian adat Sulawesi Selatan, serta miniatur kapal pinisi.

Sementara itu, pihak MNC Travel yang bersama MNC Media mengeksplor sejumlah destinasi wisata menilai, Makassar memiliki potensi wisata yang cukup besar. Bahkan, Makassar juga bisa berperan besar turut menyumbang kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) bagi Indonesia.

"Banyak sekali potensi wisata budaya dan sejarah, seperti Makam Hassanudin, Benteng Somba Opu, Makam Pangeran Diponegoro, dan Fort Rotterdam. Indonesia memiliki potensi wisata yang besar, tidak menutup kemungkinan mencapai target 20 juta kunjungan wisman di 2019," ucap Head of Marketing MNC Travel Diana Ring.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut