Mengeksplor Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya di Makassar
Kemudian, Hamzah sedikit menceritakan kepada Soni Sumarsono dan Tri Rahayu bahwa awalnya tak ada masyarakat yang tahu bila Pangeran Diponegoro sempat diasingkan di Benteng Fort Rotterdam.
Setelah Pangeran Diponegoro meninggal dunia, baru masyarakat mengetahui bila ada Pangeran Diponegoro yang hidup dalam pengasingan selama 21 tahun di Makassar. "Kemudian anak cucunya menikah dengan orang Bugis, setelahnya tinggal di Makassar," katanya.
Selain ada makam Pangeran Diponegoro dan Ratu Ratna Ningsih, kita juga bisa melihat 25 makam dengan ukuran sedang dan 39 makam yang ukuran kecil. Enam di antaranya merupakan makam anak dari Pangeran Diponegoro, sisanya adalah 30 makam cucu, 19 makam cicit, dan Sembilan makam pengikut Pangeran Diponegoro.
Setelah mendengarkan cerita Hamzah, Tri Rahayu menyempatkan diri memberikan air kembang ke makam Pangeran Diponegoro dan Ratu Ratna Ningsih, beserta anak-anaknya.
Setelahnya rombongan Penjabat Gubernur Soni Sumarsono menyempatkan diri untuk beribadah salat zuhur di musala kompleks Makam Pangeran Diponegoro. Kemudian ramah tamah di pendopo yang berada di samping musola.