Mengemudi di Hutan Ini Bisa Lihat Wajah Raksasa Tersenyum, Intip Penampakannya
Merangkum dari Oddity Central, Kamis (8/4/2021), diprediksi tumbuhan-tumbuhan ini akan terus membuat wajah tersenyum selama 30-50 tahun ke depan sampai pepohonan siap untuk dipanen.
Kisah wajah tersenyum Oregon berawal pada 2011, ketika perusahaan Hampton Lumber memutuskan untuk membuat desain pohon yang populer, selama operasi reboisasi. Mereka menggunakan cemara Douglas untuk mata dan mulut wajah tersenyum, dan larch untuk badan desain.
Tidak seperti kebanyakan tumbuhan runjung lainnya, larch kehilangan jarumnya dan berubah menjadi kuning di musim gugur. Ide untuk membuat wajah tersenyum ini dimulai dari David Hampton dan mantan manajer hutan, Dennis Creel.
“Ketika kami memanen tempat tersebut, kami tahu daerah itu sangat terlihat oleh orang-orang yang melakukan perjalanan di Highway 18 sehingga David dan Dennis melihat kesempatan untuk bersenang-senang," kata juru bicara Hampton Kristin.
Mereka menggunakan tali untuk mengukur lingkaran dan mata serta mulutnya ditriangulasi dari titik tersebut. Tentunya desain wajah tersenyum bukanlah metode reboisasi paling efisien yang pernah dilakukan. Sebab, dengan perencanaan dan penanaman butuh waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikannya.
Wajah tersenyum Oregon mulai kehilangan bagian tepinya seiring berjalannya waktu, tetapi para ahli di Hampton Lumber mengatakan itu akan tetap sangat jelas setidaknya selama satu dekade lagi.
Kemudian, dalam 30 hingga 50 tahun selanjutnyan, pohon-pohon itu akan dipanen dan diubah menjadi kayu di penggergajian kayu di Willamina dan Tillamook. Namun, untuk saat ini, wajah tersenyum membantu menghibur penduduk setempat.
Editor: Vien Dimyati