Mengenal Keunikan Budaya Nusantara lewat Tarian Kolosal Bidadari Bidadara

Vien Dimyati ยท Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:31 WIB
Mengenal Keunikan Budaya Nusantara lewat Tarian Kolosal Bidadari Bidadara

Menikmati pertunjukan tari kolosal (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak cara untuk mengenal kebudayaan yang ada di Indonesia. Mulai dari musik, tarian, fashion, hingga pertunjukan. Kali ini, dalam rangka menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, Anda dapat menikmati beragam kebudayaan Nusantara melalui pergelaran kolosal.

Pertunjukan seni yang dihadirkan oleh Swara Gembira dan berkolaborasi dengan Lakon Indonesia ini mengusung tema Bidadari Bidadara. Dalam rangka merayakan Kemerdekaan RI, Swara Gembira menghadirkan pagelaran kolosal dengan melibatkan puluhan pelaku seni lintas aliran yang berbeda dari sebelumnya.

Salah satu seniman yang juga sebagai Pemrakarsa Swara Gembira, Oi mengatakan, Bidadari Bidadara mengisahkan tentang Dewa dan Dewi yang turun ke muka Bumi. Mereka mempersembahkan keindahan ragam seni dan budaya pertiwi yang kelak diharapkan dapat menjadi inspirasi insan manusia dalam merevolusi seni budaya agar terus tetap lestari.

"Melalui pagelaran ini, kita akan mengenal budaya Nusantara yang ada di Indonesia. Kita dapat melihatnya melalui tarian, musik, hingga busana," kata Oi, di Jakarta, belum lama ini.

Pertunjukan ini akan digelar di Taman Air Mancur Sentral Senayan Jakarta, pada 23 Agustus 2019. Pertunjukan ini juga diiringi oleh peragaan busana Jakarta Food & Fashion Festival. Ini akan menjadi karya perjuangan muda-mudi masa kini dalam mengembalikan kejayaan seni budaya Indonesia.

Founder Lakon Indonesia, Thresia Mareta mengatakan, Lakon Indonesia berusaha untuk menjadi wadah krativitas lokal. Melalui pertunjukan ini, dia berharap agar ke depan, fashion lokal dapat lebih berkembang hingga mancanegara.

"Saat ini sudah kelihatan batik. Kami ingin Indonesia memiliki gaya fashionnya sendiri seperti di Korea dan Jepang. Melalui pagelaran kolosal ini diharapkan bisa jadi inspirasi," kata Thresia.

Pagelaran Bidadari dan Bidadara, dibuka untuk umum tanpa biaya. Swara Gembira mengajak anak muda hadir meramaikan perayaan tersebut. Demi suasana yang lebih gempita, Swara Gembira juga mengajak bagi siapa saja yang ingin hadir untuk turut mengenakan busana bergaya Indonesia.

Akan ada tiga kejutan yang disajikan Swara Gembira, sehingga membuat pagelaran ini berbeda dari sebelumnya.

Pertama, akan ada beragam koleksi busana Indonesia yang sudah direvolusi hingga relevan seiring perkembangan zaman. Koleksi busana banyak memadukan material modern serta melalui proses pengolahan dengan beragam teknik yang bisa memberikan unsur ke-Indonesiaan yang kuat, seperti teknik batik cap dan cetak saring.

Kedua, untuk pertama kalinya Swara Gembira merilis lagu yang dibawakan pada bagian pembuka dan penutup khusus untuk pertunjukan ini.

Lebih dari itu, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah berdirinya, Taman Air Mancur Sentral Senayan Jakarta akan disulap menjadi panggung pagelaran terbuka dan akan banyak memanfaatkan topografi area taman yang terkenal dengan air mancurnya ini.


Editor : Vien Dimyati