Mengintip Keindahan Hutan Kalimantan lewat Visit The Heart of Borneo
“Ekowisata menjadi produk wisata yang sangat tepat karena terkait dengan konservasi alam, khususnya hutan Kalimantan dengan melibatkan masyarakat setempat,” kata Rizky Handayani.
Pada kesempatan itu, Rizky didampingi Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie, Asisten Deputi Tata Kelola Kehutanan Kementerian Koordinasi Bidang Ekonomi Prabianto Mukti Wibowo, serta Chief Executive Officer WWF Indonesia Rizal Malik.
Kalimantan merupakan destinasi wisata yang sangat strategis untuk ditawarkan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari lintas perbatasan atau crossborder (border tourism).
“Pariwisata crossborder atau lintas batas di Kalimantan berjalan tidak mengenal waktu karena akses masuk saat ini lebih mudah. Di wilayah Kalimantan Barat misalnya, pemerintah sudah memperkuat dengan beberapa Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai pintu masuk wisatawan. Kita harus perkuat area-area yang memiliki potensi wisata crossborder untuk meningkatkan jumlah wisman,” kata Rizky Handayani.
Kunjungan wisman crossborder dari seluruh wilayah di Tanah Air (Kalimantan, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Papua) memberikan kontribusi sekitar 20 persen dari target kunjungan 20 juta wisman ke Indonesia tahun ini.