Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Cerita Awal Mula Ide Kopdes Merah Putih: Kekuatan Kita Ada di Desa-Desa
Advertisement . Scroll to see content

Nicholas Saputra Kagum Mahasiswa Sekarang Tak Hanya Pintar, tapi Mau Turun Membangun Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:49:00 WIB
Nicholas Saputra Kagum Mahasiswa Sekarang Tak Hanya Pintar, tapi Mau Turun Membangun Desa
Nicholas Saputra kagum melihat mahasiswa zaman sekarang yang peduli membangun desa. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dia, tantangan terbesar bukan lagi menyusun proposal yang menarik, melainkan bagaimana setiap gagasan tersebut dapat diwujudkan secara nyata dan memberi manfaat bagi masyarakat desa.

Persaingan di babak final berlangsung ketat. Salah satu sesi yang mencuri perhatian mempertemukan tim Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Cenderawasih (UNCEN). Keduanya sama-sama mengangkat tema pemberdayaan desa melalui perempuan sebagai motor penggerak perubahan, namun dengan strategi yang berbeda.

Di balik presentasi yang tampil meyakinkan, para finalis ternyata menghadapi tekanan yang tidak ringan. Eli, salah satu anggota tim LESTARI dari UNCEN, mengaku sempat kehilangan fokus karena rasa gugup saat berada di depan panelis.

"Pada saat presentasi, saya sempat berhenti karena sudah sangat gugup. Akhirnya, saya sempat berhenti untuk menenangkan diri dan setelah itu saya tetap melanjutkan presentasi," ujar Eli.

Pengalaman serupa juga dirasakan Sam, anggota tim Amerta Pertiwi dari UNAIR. Dia mengaku sempat kesulitan ketika harus menjawab pertanyaan dari salah satu panelis, Cinta Laura.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut