Nicholas Saputra Kagum Mahasiswa Sekarang Tak Hanya Pintar, tapi Mau Turun Membangun Desa
Menurut dia, tantangan terbesar bukan lagi menyusun proposal yang menarik, melainkan bagaimana setiap gagasan tersebut dapat diwujudkan secara nyata dan memberi manfaat bagi masyarakat desa.
Persaingan di babak final berlangsung ketat. Salah satu sesi yang mencuri perhatian mempertemukan tim Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Cenderawasih (UNCEN). Keduanya sama-sama mengangkat tema pemberdayaan desa melalui perempuan sebagai motor penggerak perubahan, namun dengan strategi yang berbeda.
Di balik presentasi yang tampil meyakinkan, para finalis ternyata menghadapi tekanan yang tidak ringan. Eli, salah satu anggota tim LESTARI dari UNCEN, mengaku sempat kehilangan fokus karena rasa gugup saat berada di depan panelis.
"Pada saat presentasi, saya sempat berhenti karena sudah sangat gugup. Akhirnya, saya sempat berhenti untuk menenangkan diri dan setelah itu saya tetap melanjutkan presentasi," ujar Eli.
Pengalaman serupa juga dirasakan Sam, anggota tim Amerta Pertiwi dari UNAIR. Dia mengaku sempat kesulitan ketika harus menjawab pertanyaan dari salah satu panelis, Cinta Laura.