Pariwisata Bali Dibuka Besok untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Vien Dimyati ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 18:12 WIB
Pariwisata Bali Dibuka Besok untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Pariwisata Bali dibuka besok untuk wisatawan domestik (Foto : Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Pariwisata Bali dipastikan dapat dikunjungi kembali oleh wisatawan pada Jumat 31 Juli 2020. Pemerintah Provinsi Bali telah mengeluarkan surat edaran (SE) khusus yang ditujukan hanya untuk wisatawan nusantara.

Adapun surat edaran Gubernur Bali bernomor 15243 Tahun 2020, tersebut mengatur tentang persyaratan wisatawan nusantara saat berkunjung ke Bali di tengah masa Pandemi Covid-19.

Mengutip melalui Instagram Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, dalam surat edaran tersebut tertulis, kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya memiliki nilai luhur yang harus terus dijaga, agar tercipta keseimbangan alam, manusia, dan budaya Bali sehingga Bali tetap memilki daya tarik yang kuat, dicintai, dihormati dan disegani oleh masyarakat dunia.

"Sejalan dengan nilai-nilai yang luhur itu, maka kepariwisataan Bali harus mengedepankan aspek kesehatan dan kualitas yang lebih memberi perlindungan, kenyamanan, dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali dalam masa pandemi Covid-19," tulis Surat Edaran yang dikeluarkan Gubernur Bali Wayan Koster pada Selasa (28/7/2020).

Lantas, apa saja persyaratan bagi wisatawan nusantara yang ingin berwisata ke Bali? Berikut rangkumannya:

1. Bebas Covid-19 dengan menunjukkan Surat Keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR (Plymerase Chain Reaction), minimum hasil non-reaktif rapid test dari instansi yang berwenang.

2. Masa berlaku surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau hasil non-reaktif rapid test untuk berkunjung ke Bali adalah paling lama 14 hari sejak surat keterangan tersebut dikeluarkan.

3. Wisatawan yang telah menunjukkan Surat Keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau hasil non-reaktif rapid test yang masih berlaku, tidak lagi diwajibkan melakukan uji swab atau rapid test, kecuali mengalami gejala klinis Covid-19.

4. Wisatawan yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau hasil non-reaktif rapid test, berkewajiban mengikuti uji swab berbasis PCR atau rapid test di Bali.

5. Wisatawan yang hasilnya reaktif rapid test, berkewajiban mengikuti uji swab berbasis PCR di Bali. Selama menunggu hasil uji swab, wisatawan menjalani proses karantina di tempat yang ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

6. Wisatawan yang positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab akan dirawat di fasilitas kesehatan yang ada di Bali.

7. Biaya uji swab, rapid test, karantina atau fasilitas kesehatan merupakan tanggung jawab wisatawan.

8. Sebelum keberangkatan ke Bali, setiap wisatawan berkewajiban mengisi aplikasi LOVEBALI. Petunjuk aplikasi LOVEBALI dapat diakses pada laman https://lovebali.baliprov.go.id. Pelaku usaha akomodasi pariwisata di Bali wajib memastikan setiap wisatawan sudah mengisi Aplikasi LOVEBALI.

9. Selama melaksanakan aktivitas wisata di Bali, wisatawan berkewajiban melaksanakan Protokol Tatanan Kehidupan Bali Era Baru sesuai ketentuan Pemerintah Provinsi Bali yaitu, menggunakan masker/pelindung wajah; mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer; memenuhi ketentuan menjaga jarak minimal satu meter pada saat berinteraksi dan duduk; melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); menutup hidung dan mulut dengan tisu atau saputangan pada saat bersin dan batuk; menghindari penggunaan tangan secara langsung menyentuh area wajah, seperti: mata, hidung, dan mulut; menjalani pengukuran suhu tubuh; membersihkan barang pribadi, seperti handphone, kacamata, tas, masker, dan barang lainnya dengan cairan disinfektan sesuai kebutuhan; bersedia diperiksa oleh petugas kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19; menghindari kontak fisik saat menyampaikan salam.

10. Selama berada di Bali, wisatawan diimbau mengaktifkan Global Positioning System (GPS) pada smartphone demi upaya perlindungan dan pengamanan bagi wisatawan.

11. Wisatawan dapat menyampaikan keluhan atau masalah selama berada di Bali melalui Aplikasi LOVEBALI.

12. Wisatawan berkewajiban mematuhi ketentuan dalam surat edaran ini. Bagi wisatawan yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Editor : Vien Dimyati