Pemerintah Berikan Kelonggaran, Pelaku Perhotelan Optimistis Kembali Bangkit

Siska Permata Sari ยท Rabu, 29 Juni 2022 - 23:20:00 WIB
Pemerintah Berikan Kelonggaran, Pelaku Perhotelan Optimistis Kembali Bangkit
Aktivitas masyarakat dilonggarkan perlaku perhotelan optimistis akan kembali pulih. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah secara bertahap telah memberikan pelonggaran terhadap berbagai aktivitas, termasuk pariwisata. Ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha perhotelan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno baru-baru ini menargetkan 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman), dan 7 juta wisatawan nusantara (wisnus) sehingga total 9 juta wisatawan. Ini diyakini akan meningkatkan okupansi hotel di berbagai daerah Indonesia. 

Pelaku usaha perhotelan optmistis kondisi akan semakin membaik dan berangsur-angsur pulih. Ini sejalan dengan adanya keberhasilan pemulihan ekonomi nasional yang terus menunjukkan progress sangat baik. 

Direktur Utama PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK) Sapto Utomo Hidajat mengatakan, proyeksi perseroan terus konsisten meningkatkan kinerja bisnis seiring dengan perkembangan industri perhotelan yang kian pulih. Pada 2021 tercatat tingkat hunian kamar hotel mencapai 31.429 room night, meningkat 10,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya 28.398 room night. 

Total ada 228 kamar dengan berbagai tipe, fasilitas meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) yang beragam, serta restoran yang menyajikan makanan lokal hingga internasional.

"Capaian selama 2021 cukup baik. Kami optimistis pendapatan perseroan akan terus meningkat seiring dengan kelonggaran kebijakan pemerintah dalam masa transisi dari pandemi menjadi endemi," ujar Sapto dalam paparannya secara virtual, Rabu (29/6/2022).

Diketahui, emiten dengan kode SNLK efektif melantai di Bursa Efek Indonesia pada 29 Maret 2021 dengan melepas saham ke Publik sebanyak 150 juta saham baru atau sebesar 33.33 persen dari jumlah seluruh modal disetor dan ditempatkan Perseroan.

Adapun pendapatan perhotelan terus mengalami peningkatan 10,02 persen menjadi Rp20,73 miliar dari tahun sebelumnya yang hanya Rp18,84 miliar. Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan laba bruto sebesar 12,18 persen menjadi Rp16,55 miliar meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp14,75 miliar.

Rasio liabilitas terhadap total ekuitas sebesar 0,33 kali dari tahun sebelumnya 0,39 kali dan rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset menjadi 0,25 kali dari 0,28 kali. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah ekuitas akibat penawaran umum saham perdana serta pertumbuhan aset, terutama aset lancar. 

Editor : Dani M Dahwilani

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda