Pesona Curug Lumbung, Ukiran Tebingnya Unik Terbentuk Alami
Dinding-dinding sungai di sini memberikan sebuah ornamen khas, sehingga terlihat eksotis dan indah. Anda bisa memasuki sungai dan berfoto ria di dalam bagian sungai. Tinggi dinding sungai ini bervariasi, ada yang tiga meter dan lebih tinggi lagi.
Momen terbaik untuk berkunjung dan berfoto di Curug Lumbung adalah musim kemarau. Karena debit airnya tidak terlalu deras. Airnya juga terlihat lebih jernih. Jika Anda berkunjung pada musim hujan, airnya akan berwarna kecokelatan.
Aliran sungai di Curug Lumbung cukup istimewa. Menurut warga sekitar, pasir dari aliran sungai Curug Lumbung baik untuk menggoreng (menyangan) kacang tanah hingga menghasilkan kacang goreng. Rasa kacang tanah yang disangan dengan pasir dari aliran sungai ini akan terasa lebih enak daripada menggunakan pasir dari sungai lain. Hal ini sudah diakui oleh banyak warga sekitar yang sering menggunakan pasir tersebut untuk menyangan kacang tanah.
Meski belum dikelola secara sempurna, tempat ini sangat potensial menjadi destinasi wisata. Apalagi untuk menjangkaunya tak terlalu sulit. Warga sekitar yang ramah juga menjadi daya tarik. Cukup banyak pengunjung yang mengunggah pengalaman mereka di media sosial. Foto, tulisan, video bertebaran menunjukkan betapa eksotis kawasan ini. Jika sedang di Purworejo, sayang bila Anda melewatkan tempat wisata ini.
Curug Lumbung ini terletak di Dusun Krandon, Desa Karangsari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Untuk menuju Curug Lumbung cukup mudah. Jarak dari pusat Kota Purworejo sekitar 14 km. Anda dapat mengambil jalan raya Purworejo-Magelang.
Editor: Tuty Ocktaviany