Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : HUT ke-9, MNC Travel Bagi-Bagi Paket Liburan ke Destinasi Super Prioritas, Ikuti 3 Langkah Mudah Ini!
Advertisement . Scroll to see content

Wisata Perbatasan Aruk, Mengintip Border Termegah di Ujung Indonesia

Sabtu, 26 Mei 2018 - 17:08:00 WIB
Wisata Perbatasan Aruk, Mengintip Border Termegah di Ujung Indonesia
Mengintip Border Termegah di Ujung Indonesia (Foto: iNews.id/Ade)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam formulir tertulis aturan jumlah batasan barang yang boleh dibawa beserta larangannya. "Warga Indonesia yang dari Malaysia dan ingin masuk ke Indonesia lagi harus mengisi Custom Declaration, serahkan ke petugas, kemudian melalui x-ray. Barang yang dicegah minuman alkohol, tanaman, hewan, buah harus melalui karantina," ujar Kasubsi Hanggar Pabean dan Cukai 1 (KPPBC) tipe C Sintete, Maryadi di lokasi yang sama.

Selanjutnya, ada proses karantina yang merupakan bidang instansi dinas kesehatan. Peran karantina juga tak kalah pentingnya, apabila berhadapan dengan tanaman atau daging yang membawa virus penyakit. Begitu pula dengan pelintasnya sendiri, tak luput dari pemeriksaan.

Koordinator Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan PLBN Aruk, Daniel Ba'ka mengatakan, selama ini para pelintas antarkedua negara hingga sekarang belum ditemukan adanya kejadian pembawa virus penyakit. Mengapa demikian, karena Malaysia oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) masih berstatus aman dari virus penyakit.

"Selama ini tidak ada ditemukan virus. Kalaupun ada, dari WHO sudah memberitahukan ke kita dan mereka juga turun tangan langsung," kata Daniel.

Kendati berstatus aman, tetap saja para petugas kesehatan tersebut mendeteksi para pelintas menggunakan alat termometer infrared. "Yang ada sekarang ini rata-rata hanya konsultasi seperti sakit kencing manis, darah tinggi, asam urat kalau ke Malaysia," ujarnya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut