Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta Selama 3 Pekan
Advertisement . Scroll to see content

10 Tim Finalis Sweet Connection Adu Kreativitas Padukan Dessert Korea dan Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:14:00 WIB
10 Tim Finalis Sweet Connection Adu Kreativitas Padukan Dessert Korea dan Indonesia
Sebanyak 10 tim finalis Sweet Connection: Korea-Indonesia Collaborated Dessert Contest ditantang memadukan cita rasa Korea dan Indonesia dalam kreasi hidangan penutup atau dessert. (Foto: Mei Sada)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 10 tim finalis Sweet Connection: Korea-Indonesia Collaborated Dessert Contest ditantang memadukan cita rasa Korea dan Indonesia dalam kreasi hidangan penutup atau dessert. Kompetisi yang digelar Kedutaan Besar Republik Korea ini menjadi ajang eksplorasi kuliner sekaligus sarana mempererat hubungan budaya kedua negara.

Babak final berlangsung di Cook & Bake City, SCBD, Jakarta, pada Sabtu (10/10/2026). Para peserta terlihat sibuk mempersiapkan bahan, mengolah adonan, hingga menata hidangan agar tampil menarik saat disajikan di hadapan tim juri.

Setiap tim mendapat waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan kreasi mereka. Berbagai konsep dihadirkan, mulai dari dessert yang terinspirasi kuliner Korea hingga sajian yang mengombinasikan makanan tradisional Indonesia dengan sentuhan Negeri Ginseng.

Pimpinan Diplomasi Publik Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia, Kang Wonjoon, mengatakan kompetisi tersebut merupakan kegiatan kuliner pertama yang diselenggarakan pihak kedutaan dengan melibatkan peserta asal Indonesia.

“Saya senang sekali karena kita menggelar acara kuliner. Ini Kedutaan Besar Korea Selatan pertama kali untuk peserta orang Indonesia,” ujar Kang saat ditemui di lokasi acara.

Dia berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan kebudayaan Korea sekaligus memperkuat hubungan antara Indonesia dan Korea melalui kuliner.

“Tujuan acara ini adalah usaha Kedutaan Besar Korea Selatan untuk menyebarkan kebudayaan Korea, serta kita berkesempatan melihat harmoni rasa antara kedua negara,” kata Kang.

Menurut dia, kuliner memiliki potensi untuk mempertemukan masyarakat dari latar belakang budaya berbeda. Melalui kompetisi ini, peserta diberi kesempatan untuk mengeksplorasi bahan dan karakter rasa dari kedua negara, kemudian mengolahnya menjadi dessert yang kreatif.

Kang juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Indonesia yang mengikuti kompetisi tersebut. Dia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar untuk membuka ruang pertukaran budaya yang lebih luas.

30 Peserta Ikuti Seleksi

Kang menjelaskan, informasi mengenai Sweet Connection telah diumumkan hampir dua bulan sebelum babak final digelar. Selama masa pendaftaran, sekitar 30 peserta mengirimkan kreasi dessert untuk mengikuti proses seleksi.

Dari jumlah tersebut, panitia memilih 10 tim terbaik untuk melaju ke babak final. Mereka kemudian ditantang menunjukkan kemampuan memasak sekaligus kreativitas dalam demonstrasi langsung di hadapan juri.

Tantangan utama dalam kompetisi ini adalah menghadirkan perpaduan cita rasa Korea dan Indonesia yang seimbang. Peserta tidak hanya dituntut menghasilkan dessert dengan tampilan menarik, tetapi juga memastikan karakter kuliner dari kedua negara dapat dikenali dalam satu hidangan.

Untuk menilai hasil kreasi para finalis, panitia menghadirkan tiga juri dengan latar belakang berbeda. Salah satunya adalah Chef Luvita Ho yang mewakili Indonesia dan memiliki pengalaman sebagai juri kompetisi memasak.

Dua juri lainnya berasal dari lingkungan diplomasi publik dan kuliner Korea, termasuk koki yang bertugas di kediaman Kedutaan Besar Republik Korea.

Kang mengatakan, komposisi juri tersebut dirancang agar penilaian mencakup perspektif kuliner dari kedua negara. Kehadiran juri Indonesia dinilai penting untuk memastikan unsur lokal yang digunakan peserta benar-benar terasa dalam hidangan.

“Karena kita kurang tahu rasa Indonesia, kita harus mengajak juri yang asli orang Indonesia,” ujar Kang.

Sementara itu, juri yang memahami kuliner Korea diharapkan dapat mengevaluasi penggunaan bahan, teknik pengolahan, serta karakter rasa yang merepresentasikan kuliner negara tersebut.

“Ini wujudnya, judulnya harus mencampur rasa kedua negara. Kita berkomposisi tiga juri,” kata Kang.

Melalui Sweet Connection, Kedutaan Besar Republik Korea berharap kuliner dapat menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat Indonesia dan Korea. Kompetisi ini juga diharapkan membuka peluang bagi kegiatan kolaborasi budaya lainnya pada masa mendatang.

“Kita akan terus menggelar acara seperti itu, kerja sama dengan orang Indonesia,” ujar Kang.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut