Ada Festival Bakso di GBK, dari yang Legendaris hingga Viral Kumpul Semua!
Sebagian pedagang tetap mempertahankan resep warisan keluarga yang sudah dikenal pelanggan selama puluhan tahun. Sementara yang lain memilih berinovasi lewat ukuran, isian, hingga penyajian agar mampu menarik perhatian pasar yang lebih muda.
Keberagaman itulah yang membuat festival ini terasa seperti perjalanan kuliner Nusantara dalam satu tempat. Pengunjung dapat berpindah dari satu stan ke stan lainnya untuk membandingkan cita rasa bakso khas Wonogiri, Solo, Malang, hingga berbagai daerah lain tanpa harus bepergian jauh.
Fenomena tersebut juga mencerminkan besarnya peran kuliner dalam perekonomian nasional.
Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, subsektor kuliner menjadi penyumbang terbesar produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif Indonesia dengan kontribusi sekitar 41,06 persen. Angka itu menunjukkan bahwa di balik semangkuk bakso, ada ribuan pelaku usaha yang menggantungkan hidup dari bisnis kuliner.
Marketing Director PT Sasa Inti Agus Nugraha mengatakan, kekuatan bakso terletak pada kemampuannya mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas sebagai makanan yang dekat dengan masyarakat.