Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siswa SDK Ruteng IV NTT Protes Lauk MBG Hanya Tempe Goreng dan Sayur
Advertisement . Scroll to see content

Cara Pembuatan Tempe, Dibungkus Daun Pisang Rasanya Makin Enak!

Jumat, 02 Februari 2024 - 16:23:00 WIB
Cara Pembuatan Tempe, Dibungkus Daun Pisang Rasanya Makin Enak!
Cara pembuatan tempe (Foto: Indoindians)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cara pembuatan tempe sebenarnya cukup mudah untuk dikreasikan. Tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kedelai difermentasi.

Proses fermentasi tempe biasanya melibatkan pertumbuhan jamur rhizopus oligosporus atau rhizopus oryzae pada biji kedelai yang telah direbus dan dikeringkan. Tempe memiliki tekstur padat dengan rasa yang kaya dan sedikit kacang.

Tempe memiliki warna putih hingga kecoklatan, tergantung pada lama fermentasinya. Tempe tidak hanya populer di Indonesia, tapi juga mendapatkan pengakuan internasional sebagai makanan yang sehat dan bergizi. Selain kaya protein, tempe juga mengandung serat, zat besi, kalsium, serta vitamin B kompleks. Karena itu, tempe sering menjadi pilihan bagi vegetarian atau vegan karena merupakan sumber protein nabati yang baik.

Di Indonesia, tempe kerap dijadikan masakan lezat seperti tempe goreng, tempe bacem, atau tempe sayur. Selain itu, tempe juga dikenal karena manfaatnya bagi kesehatan. Kandungan probiotik di dalamnya dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Tempe juga rendah kalori dan lemak jenuh, sehingga cocok untuk mereka yang ingin menjaga berat badan atau mengontrol kolesterol.

Namun, di balik kelezatan tempe apakah Anda tahu cara pembuatan tempe? Berikut cara pembuatan tempe yang sangat sederhana.

Cara Pembuatan Tempe

1. Persiapan Bahan:

Pertama, biji kedelai direndam dalam air selama 6-12 jam untuk menghilangkan kulit luar dan memudahkan proses pengolahan. Setelah itu, biji kedelai dicuci dengan air bersih hingga bersih dari kotoran.

2. Perebusan:

Biji kedelai yang sudah bersih kemudian direbus dalam air hingga empuk. Lama perebusan kurang lebih selama 45 menit hingga 1 jam.

3. Pengeringan:

Setelah direbus, biji kedelai ditiriskan dari air dan dikeringkan hingga tidak lagi basah atau lembap. Hal ini dilakukan agar jamur rhizopus oligosporus yang digunakan dalam fermentasi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut