Kenapa Kue Lebaran Selalu Ada di Momen Idul Fitri? Ini Sejarahnya
Kehadiran kue kering pun semakin populer di Indonesia, terutama dalam perayaan keagamaan. Ditambah dengan mudahnya bahan-bahan pembuat kue ditemukan, seperti mentega, gula, dan tepung.
Pada masa penjajahan Belanda, tradisi membuat kue kering sudah masuk ke Indonesia dan mengalami perubahan, menggunakan bahan-bahan yang tersedia di Indonesia. Resep yang merupakan pengaruh dari masa penjajahan dan masih populer hingga saat ini yaitu nastar dan kastengel.
Berdasarkan buku Tradisi dan Kuliner Islam, Rahman, 2020:210, diketahui bahwa kue kering mulai menjadi bagian dari perayaan Idul Fitri di Indonesia pada awal abad ke-20.
Jadi, karena perayaan Lebaran identik dengan silaturahmi dan menjamu tamu dengan suguhan khas, sehingga kue kering menjadi pilihan yang tepat. Sebab, kue dianggap praktis dan dapat dibuat dalam jumlah banyak serta disimpan dalam waktu lama.
Kue kering juga tidak hanya sebagai hidangan untuk tamu, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan. Artinya, kebiasaan membuat kue kering bersama keluarga menjadi momen spesial untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga.
Demikian penjelasan mengenai kenapa kue lebaran selalu ada di momen Idul Fitri. Kalau kalian, kue Lebaran apa yang jadi favorit di perayaan Idul Fitri?
Editor: Muhammad Sukardi