Kisah Inspiratif Bude Puji Penjual Nasi di Pelabuhan Bakauheni yang Suka Berbagi, Menyentuh Hati
Bukan tanpa sebab, prinsip yang kini ia pegang teguh itu berangkat dari kondisi titik terendah dalam hidupnya pada tahun 2020. Sebelum memutuskan pindah berjualan ke Bakauheni, ia adalah seorang pengusaha di Lampung Timur yang terjerumus dalam investasi bodong hingga harus menanggung kerugian dalam jumlah fantastis.
"Hijrah saya itu gara-gara ada masalah, saya ketipu. Jadi ketipu di trading itu hampir satu miliar. Terus saya ketemulah buku merah itu di kesalahan-kesalahan fatal pengusaha mengembangkan bisnis dengan hutang. Dari situ saya terus belajar di komunitas itu, Alhamdulillah terus saya dari Lampung Timur sudah hijrah," ucap dia.
Kejadian itu menjadi tamparan keras bagi dirinya hingga akhirnya mengerti arti spiritualitas dalam membuka usaha. Kini, setiap hari Jumat, ia berbagi makanan gratis kepada setiap orang yang membutuhkan. Semangat berbagi ini bahkan meluber ke hari-hari biasa.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah tega menolak siapa pun yang datang ke warungnya untuk meminta makan, meskipun orang tersebut tidak memiliki uang yang cukup.
"Ada orang ke sini minta nasi, ya, saya nyuruh karyawan untuk bungkusin, kasih ayam, kasih telur gitu. Terserah ya, itu dia mau pura-pura apa gimana, terserah, saya mah niatnya karena Allah. Pernah ada orang punya uang Rp10.000 beli nasi, ya saya kasih," ungkap Bude Puji.