Makan Yogurt Setiap Hari Bisa Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2, Cek Faktanya!
JAKARTA, iNews.id - Yogurt merupakan produk olahan susu yang diolah melalui proses fermentasi menggunakan bakteri baik. Bakteri baik tersebut merupkan asam laktat lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophillus.
Mengonsumsi yogurt setiap hari pun bisa mendatangkan berbagai manfaat baik untuk tubuh, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang dan gigi, hingga menyehatkan sistem pencernaan.
Belum lama ini Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengizinkan perusahaan susu untuk mengklaim mengonsumsi yogurt secara teratur bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2. Melansir Hindustan Times, yogurt dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 apabila dikonsumsi secara rutin, setidaknya dua cangkir atau tiga porsi per minggu.
Akan tetapi lebih baik jika yogurt dikonsumsi langsung tanpa campuran gula tambahan. Selain itu, pembeli pun harus lebih jeli memerhatikan komposisi gula yang ada di dalam yogurt. Pilihlah yogurt dengan kandungan gula yang paling sedikit.
“FDA prihatin penggunaan klaim pada yogurt dengan tambahan gula dalam jumlah besar dapat menyumbang kalori kosong ke dalam makanan,” tulis laporan tersebut.
Sementara itu, Direktur Kesehatan dan Ilmiah Danone, Amanda Blechman menyoroti salah satu penelitian di tahun 2014 yang diterbitkan oleh para peneliti di Departemen Nutrisi Harvard School of Public Health.
Penelitian tersebut menunjukkan asupan yogurt yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Bahkan dia telah menemukan 32 penelitian yang mendukung klaim konsumsi yogurt mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Amanda Blechman menambahkan penelitian tersebut tidak menunjukkan angka pasti seberapa besar yogurt bisa mengurangi risiko penyakit tersebut. Dia mengatakan, hal itu kemungkinan disebabkan oleh budaya hidup dalam makanan yang memfermentasi susu. "Kami menyadari bukti-buktinya semakin berkembang dan menjadi lebih menarik," ujar Amanda Blechman.
Meskipun begitu masih banyak produsen yang menambahkan gula ke dalam produk yogurt yang dijual di pasaran. Namun Amanda Blechman menjelaskan, penelitian menunjukkan manfaat baik dari yogurt tetap berlaku, terlepas dari kandungan gula atau lemaknya yang ada di dalamnya. Oleh karenanya, pembeli harus tetap bijak dalam memilih produk dan jangan tergiur promo tapi tidak memerhatikan kandungan gula di dalam yogurt.
Editor: Vien Dimyati