Mengenal Manfaat Daun Katuk untuk Tingkatkan Produksi ASI
JAKARTA, iNews.id - Tumbuhan yang satu ini cukup populer bagi ibu hamil atau menyusui. Selain lezat untuk dibuat sayuran, daun katuk ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya dapat memperlancar dan memproduksi ASI.
Konselor Laktasi, Dosen & Peneliti Bahan Alam, dr. Fenny Yunita mengatakan, ada banyak persoalan mengenai menyusui yang dihadapi ibu. Salah satunya kurang percayaan diri terhadap produksi ASI yang mencukupi bagi buah hati. Karenanya para ibu diharapkan tidak terjebak dengan memberikan makanan selain ASI.
“Biasanya, para ibu memilih untuk menggunakan laktagogue untuk meningkatkan produksi ASI, baik berupa bahan alami maupun dari bahan kimia," ujar dr Fenny, melalui keterangannya di Jakarta, Kamis (6/8/2020).
Menurutnya, Indonesia adalah negara dengan kekayaan budaya berlimpah, termasuk dalam hal menyusui, setiap daerah memiliki kebijaksanaan lokal yang telah dipercaya dapat meningkatkan keberhasilan menyusui.
"Ada beberapa bahan alam yang lazim digunakan, misalnya daun katuk, daun torbangun (bangun-bangun), daun kelor, klabet, kacang-kacangan dan berbagai jenis bahan lainnya,” kata dr Fenny.
Beberapa di antaranya, lanjut dr Fenny, telah diteliti dan terbukti meningkatkan kadar prolaktin, oksitosin, maupun volume ASI, dan peningkatan berat badan bayi.
Selain konsumsi bahan-bahan alam maupun obat yang ditujukan untuk merangsang ASI, ada juga teknik lain yang
lazim dilakukan, misalnya dengan akupunktur ataupun pijat laktasi yang juga terbukti efektif meningkatkan produksi ASI. Namun dari semua itu, kunci peningkatan produksi ASI adalah seringnya para ibu menyusui dan memerah.
Sementara itu, Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) PT Dexa Medica Dr. Raymond
Tjandrawinata mengatakan, berdasarkan penelitian, pihaknya telah meneliti biodiversitas alam Indonesia untuk dikembangkan menjadi obat-obatan
yang bermanfaat.
"Salah satu biodiversitas alam yang dikembangkan adalah pemanfaatan daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus sebagai ASI booster,” kata Dr Raymond.
Menurutnya, ketiga bahan baku alam tersebut diproses dengan teknologi AFT atau Advanced Fractionation Technology. Bahan ini memiliki aktivitas biologis dan memiliki kemurnian tinggi, untuk menghasilkan fraksi bioaktif Galatanol yang merupakan fraksi bioaktif kombinasi dari daun katuk dan daun torbangun.
"Ini telah terbukti memiliki efek untuk merangsang produksi ASI dalam produk Herba Asimor yang terbuat dari daun katuk. Dapat pula meningkatkan ekspresi gen prolaktin dan oksitosin," katanya.
Sementara, daun torbangun dapat meningkatkan kadar prolaktin, serta meningkatkan aktivitas sel epitel dan metabolisme kelenjar susu, sehingga produksi ASI meningkat 65% tanpa mengubah kualitas gizi
susu," kata Dr Raymond.
Editor: Vien Dimyati