Mengenal Pinang, Permennya Orang Papua yang Manis Pahit dan Menyehatkan

Raden Yusuf Nayamenggala · Rabu, 05 Oktober 2022 - 19:12:00 WIB
Mengenal Pinang, Permennya Orang Papua yang Manis Pahit dan Menyehatkan
Mengenal pinang permennya masyarakat Papua (Foto: Instagram@roel_by_roel)

JAKARTA, iNews.id - Selalu ada hal menarik di Papua yang akan membuat banyak orang penasaran. Ya, Papua tidak hanya terkenal memiliki pemandangan alam yang menawan. Masyarakat Papua juga memiliki budaya dan adat istiadat yang sangat kental.

Salah satu budaya yang hingga kini masih dilakukan adalah mengunyah pinang. Pinang merupakan buah yang kerap dijadikan sebagai pengganti rokok. Mengunyah pinang memang identik dengan kehidupan para orang tua, tapi saat ini pinang kian populer di kalangan anak muda Papua. Karena itu, banyak juga wisatawan yang tertarik untuk menjajal buah tersebut.

Bicara soal Pinang, di Papua ada tradisi menginang atau menikmati Pinang. Tradisi tersebut sudah ada sejak turun temurun sejak ribuan tahun yang lalu. Menariknya, pinang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut.

Selain berfungsi sebagai 'pasta gigi', Pinang pun bisa berfungsi sebagai santapan pencuci mulut setelah makan. Bahkan, pinang dapat disejajarkan dengan makan buah pencuci mulut.

Tradisi menikmati Pinang dan sirih juga menjadi lambang kearaban serta persaudaraan bagi warga Papua. Tak ayal bila pada perhelatan besar seperti kematian atau pernikahan, pinang merupakan suguhan yang wajib disediakan oleh yang punya acara.

Seperti dilansir dari ppa.go.id, masyarakat Papua percaya, Pinang Muda memiliki begitu banyak manfaat, serta makan buah pinang juga merupakan tanda cinta.

Untuk kesehatan, Pinang juga memiliki banyak manfaat. Seperti mengatasi gatal-gatal akibat jamur, menghilangkan bau tidak sedap, dan menambah stamina.

Banyak penduduk Papua yang mengklaim mereka memiliki 'permen' tradisional yang terbuat dari jeruk nipis, pinang dan juga sirih.

Ketiga bahan tersebut pun erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Papua. 'Permen' tersebut digunakan sebagai makanan penutup, yang membawa sejumlah manfaat.

Editor : Vien Dimyati

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda