Terungkap, Ternyata Ini Dampak yang Terjadi pada Tubuh jika Suka Ngemil Makanan Asin
Kurangi Konsumsi Garam
Penambahan garam pada makanan menurut Dicky adalah hal yang seharusnya dikurangi atau tak lagi dilakukan. Konsumsi garam menjadi target global, yang digaungkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) kepada masyarakat untuk menurunkan konsumsi harian garam. Di masa saat ini ada banyak jajanan yang dikonsumsi oleh masyarakat mengandung gula dan garam tinggi, sehingga ketika di rumah tidak lagi dianjurkan menambahkan garam secara berlebihan pada makanan yang dikonsumsi.
"Bagaimana pun saat ini anjuran untuk menambahkan garam ke makanan sudah harus ditinggalkan. Berbeda dengan dulu, saat ini makanan instan telah mengandung garam dan gula tinggi dan melebihi dari yang dianjurkan,” kata Dicky.
Dicky menambahkan, konsumsi garam secara berlebih dapat berpotensi mengganggu kemampuan tubuh dalam menjaga tekanan darah secara normal dan akhirnya merusak jantung, ginjal, stroke bahkan mengganggu sistem imunitas.
"Terganggunya imunitas karena, sel T regulator yang berperan sebagai sel imunitas terganggu dengan adanya garam berlebih yang masuk dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penyakit-penyakit lain datang, ketika konsumsi garam berlebih maka terganggunya elektorit tubuh dapat berdampak pada beberapa organ tubuh," kata Dicky.
Perlu diingat, konsumsi harian garam yang dianjurkan adalah setara satu sendok teh atau boleh lebih sedikit yaitu 500mg.
Editor: Vien Dimyati