Tips agar Opor dan Gulai Lebaran Lebih Sehat saat Disantap

Vien Dimyati ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 21:10 WIB
Tips agar Opor dan Gulai Lebaran Lebih Sehat saat Disantap

Makanan sehat saat Lebaran (Foto : recipes are simple)

JAKARTA, iNews.id - Lebaran menjadi momen penting bagi umat Muslim merayakan Hari Kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh. Biasanya, menyambut Hari Kemenangan, masyarakat menyediakan berbagai macam menu lezat.

Salah satunya menu opor dan gulai. Dua jenis makanan ini memang terbuat dari santan. Lantas, bagaimana tips agar opor dan gulai lebih sehat?

Anda bisa membuatnya lebih sehat, yakni mengganti salah satu komponen dalam hidangan itu dengan bahan alternatif.

Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Dr. Tirta Prawita Sari mengatakan, opor ayam dan gulai biasanya mengandung santan dan Anda bisa mengganti santan dengan susu cair, yoghurt atau produk lain. Hal sama juga bisa Anda terapkan pada menu rendang.

Selain itu, Anda bisa mengurangi asupan garam atau menggunakan garam diet. Untuk hidangan ayam, buang kulit ayamnya.

"Jika masih gunakan santan, pisahkan santan. Beri satu atau dua sendok makan ke dalam piring sebelum makan," ujar dr Tirta Prawita Sari dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (22/5/2020).

Dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta itu merekomendasikan hidangan lain sebagai teman ketupat Lebaran, yakni sayur labu atau pepaya. Jangan menggunakan santan, tetapi diganti seperti halnya rendang dan opor.

Bagi yang ingin menghidangkan menu sambal goreng kentang, bisa memanggang kentang daripada menggoreng.

Kemudian, untuk hidangan ketupat atau lontong, Anda bisa mengganti beras merah.

Dr Tirta mengingatkan, makanlah saat lapar datang dan berhentilah bila lapar sudah tidak terasa, jangan letakkan toples kue di depan Anda tetapi simpan di lemari, kunyah perlahan untuk memberi waktu kepada tubuh mencerna makanan.

"Untuk kue lebaran, disimpan di lemari, keluarkan dalam toples kecil. Ambil secukupnya. Maksimal 3 jenis kukis dan 1 buah per hari," menurut Tirta.

Selain itu, pastikan mengonsumsi sayuran dan buah masing-masing minimal tiga porsi per hari, tetap aktif bergerak.

"Maafkan dirimu jika melakukan kesalahan dalam mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berjanji hanya akan mengonsumsi makanan pada hari itu saja," katanya.

Terakhir, Lebaran hanya satu hari yaitu pada 1 Syawal, sehingga memasak menu Lebaran secukupnya agar habis dalam satu hari dan jangan berlebihan.

Editor : Vien Dimyati