30 Persen Lulusan Terbaik Kampus di Dunia Kerja di Kawasan Industri Nikel IMIP

Tim iNews.id
PT IMIP terima 30 persen lulusan terbaik dunia (ist)

“Jadi tidak harus memiliki skil atau berasal dari perguruan tinggi jurusan engineering dan/atau perekayasaan,” ucapnya. 

Terkait hal tersebut, salah satu upaya yang dilakukan PT IMIP demi meningkatkan kemampuan tenaga kerja agar tetap terintegrasi dan kompetitif, dilakukan beberapa program pelatihan bagi karyawan. Program itu antara lain On The Job Training (OJT), pelatihan terstruktur dan pelatihan formal atau pelatihan keterampilan yang digelar lembaga training yang tersertifikasi dan atau perusahaan di dalam Kawasan Industri IMIP. 

Klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>

Menurut dia, ketiga pelatihan tersebut sudah dilakukan sejak Kawasan IMIP beroperasi. Namun yang paling efektif yaitu pelatihan Kanca (OJT) yaitu training yang dibimbing langsung oleh supervisor maupun manajer pada departemen kerja terkait. 

Setelah training selesai, karyawan akan langsung terjun ke dalam lingkungan kerja dengan mempraktikkan pengetahuan dan kemampuan yang telah didapat dalam pelatihan.Mendatu menambahkan, pengembangan pendidikan bagi pekerja juga sudah mulai dilakukan, seperti memberikan beasiswa untuk tingkat lanjut kepada karyawan dan calon karyawan. 

Salah satu perguruan tinggi yang menjadi tujuan dari beasiswa yang telah diberikan, yaitu mengikuti pendidikan metalurgi terbaik dunia di China.Tahun ini, kata dia, terdapat 53 mahasiswa Indonesia atau calon karyawan untuk kuliah S2 Jurusan Metalurgi di China yang dibiayai oleh perusahaan yang ada di dalam Kawasan Industri IMIP. 

“Yakni PT QMB dan PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC). Ada juga 293 karyawan diberangkat mengikuti pendidikan program studi di Politeknik ATI Makassar, dan 10 orang di diploma Politeknik Negeri Bandung,” ujarnya. 

IMIP merupakan perusahaan patungan antara Bintang Delapan Group, Sulawesi Mining Investmen (SMI) dan Shanghai Decent Investment (anak usaha Tsingshan Holding Group). Tsingshan, korporasi raksasa penguasan nikel asal Negeri Tiongkok memegang saham mayoritas yakni mencapai 49,7 persen disusul Bintang Delapan (25,3 persen) dan SMI (25 persen).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
17 jam lalu

Teknologi Terbukti Ubah Dunia Outsourcing Jadi Era 5.0, Ini Faktanya!

4 hari lalu

AI Assistant hingga Agentic AI Mulai Masuk Dunia Kerja, Pekerja Indonesia Harus Siap

7 hari lalu

Kronologi 2 Pekerja Drainase Terjebak Beton Roboh di Jatinegara Jaktim, Evakuasi Dramatis

9 hari lalu

1 Pekerja yang Dilarikan ke RS Terjebak di Lantai 15 saat Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal